Suara.com - Sosok jasad perempuan ditemukan di saluran air pada Kamis (17/10/2024) kemarin membuat geger warga di kawasan Bojongkawung, Kabupaten Sukabumi, Jabar. Tragisnya jasad perempuan itu ditemukan dengan kondis tubuh tertiban sebuah sepeda motor di parit dengan kedalaman kurang lebih tiga meter.
Penemuan jasad perempuan tertindih motor itu berawal ketika warga mencium bau busuk di sekitar parit.
"Ada warga yang tengah melintas di lokasi tepatnya di RT 01/07, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak mencium bau busuk yang menyengat dan setelah melihat ke bawah atau parit ternyata terdapat sesosok jasad perempuan dalam kondisi yang sudah membusuk tertindih sepeda motor," kata ,” kata Kades Girijaya Ujang Sihab dikutip dari Antara, Jumat (18/10/2024).
Menurut Ujang, jasad itu ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi penemuan. Awalnya saat melintas mencium bau menyengat lalu saat ditengok ke sekitar aliran sungai kecil terlihat sesosok mayat tertindih sepeda motor.
Adanya informasi penemuan mayat, warga langsung memenuhi lokasi penemuan. Tidak lama personel Polsek Nagrak tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi jasad perempuan tersebut.
Setelah diidentifikasi ternyata jasad itu merupakan seorang perempuan muda berusia 24 tahun yang diketahui bernama Neng Laras warga Kampung Cireundeu, RT 01/06, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak.
Korban yang merupakan karyawan di salah satu pabrik garmen itu sempat dinyatakan hilang sejak Minggu (13/10) setelah pamit pergi menggunakan sepeda motor untuk jalan-jalan. Namun mengenai jam keberangkatannya dari rumah serta dengan siapa belum diketahui.
"Pihak keluarga korban juga sudah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah desa, kantor polisi, hingga mencari ke wilayah Kecamatan Cibadak, Cisaat bahkan Kota Sukabumi," tambahnya.
Ujang mengatakan untuk penyebab kematiannya belum diketahui karena masih ditangani oleh pihak kepolisian dari Polsek Nagrak, namun informasi yang beredar perempuan mudah ini meninggal akibat kecelakaan tunggal diduga sepeda motor merek Honda Beat berwarna biru yang dikendarai korban terjun ke dalam parit sedalam tiga meter dan kepala korban terbentur batu sehingga menimbulkan luka parah.
Namun, pihak keluarga menganggap kematian Neng Laras murni karena musibah atau kecelakaan lalu lintas dan menolak permintaan Polsek Nagrak untuk melakukan autopsi. Jasad korban sudah sudah dibawa ke rumah duka dan direncanakan dimakamkan tak jauh dari tempat tinggalnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jasad 7 ABG Tewas di Kali Bekasi Positif Etanol Plus Bahan Kimia Jenis Ini
-
Misteri 7 Mayat ABG di Kali Bekasi Terungkap: Tawuran Gagal Berujung Tewas Mengambang
-
Kesaksian Korban Selamat Kasus 7 Mayat ABG di Kali Bekasi: Tim Perintis Tabrak Kami
-
Tujuh Jasad Remaja Di Kali Bekasi Teridentifikasi, Lima di Antaranya Anak Di Bawah Umur
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa