Suara.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Arifin diajukan pindah jabatan menjadi Wali Kota Jakarta Pusat. Arifin bakal menggantikan posisi Dhany Sukma yang saat ini masih menjabat.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono menyebut pihaknya telah melakukan uji kepatutan dan kelayakan alias fit and proper test untuk Arifin menjadi Wali Kota Jakarta Pusat. Arifin disebutnya menjadi calon tunggal yang diajukan oleh Pemprov melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI.
"Iya (DPRD DKI gelar fit and proper test) Wali Kota Jakarta Pusat. (Calonnya) Pak Arifin, Kasatpol PP," ujar Mujiyono saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2024).
Mujiyono mengatakan, pengajuan penggantian Arifin sudah disampaikan saat era Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono. Namun, karena posisinya sudah berganti, Pj Gubernur DKI saat ini Teguh Setyabudi yang akan melantiknya.
Setelah fit and proper test dilakukan, DPRD juga sudah menyampaikan hasil persetujuannya kepada Teguh.
"(Surat pengajuannya) di ketua dewan. Kan pengajuan lewat ketua dewan. (Diajukan) zaman pak Heru lah," jelasnya.
Hasil fit and proper test Arifin disebutnya memberi hasil positif. Sebab, kata Mujiyono, Arifin sudah berpengalaman menjadi wakil wali kota.
"Kan Pak Arifin udah sangat menguasai Jakarta kan, kan dia pernah jadi Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, track record panjangnya ya seharusnya punya kemampuan untuk ngerapihin Jakarta Pusat," ucapnya.
Lebih lanjut, Mujiyono juga berpesan kepada Arifin untuk fokus membereskan sejumlah hal. Seperti membereskan kemacetan, mempercepat penyerahan fasilitas sosial-fasilitas umum, pengoptimalan layanan masyarakat, hingga revitalisasi gedung wali kota.
"Dia harus tegas terhadap camat sama lurah yang gak pakai rumah dinas, terus ada rumah dinas yang beberapa yg masih belum layak dipake. Itu juga kalau bisa segera direhab, supaya kecepatan pelayanan warga," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Siap-siap! Teguh Setyabudi Bakal Rombak Jajaran Pemprov DKI Bentukan Heru Budi: Untuk Kebaikan Kenapa Tidak
-
Gantikan Heru Budi saat Musim Pilkada, Apa Target Teguh Setyabudi Meski Cuma 4 Bulan Jabat Pj Gubernur?
-
Ungkap Alasan Pj Gubernur Heru Budi Dicopot Jokowi, Mendagri Tito: Beliau Kembali ke Habitatnya
-
Resmi! Dilantik Tito Karnavian, Teguh Setyabudi Jabat Pj Gubernur Jakarta Gantikan Heru Budi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital