Kemendes PDTT mencatat infrastruktur ini telah membuka akses bagi masyarakat desa ke pasar, fasilitas kesehatan, hingga pendidikan, yang sebelumnya sulit dijangkau. Pada gilirannya, hal ini akan mendorong peningkatan perekonomian desa serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat perdesaan.
"Akses yang lebih baik juga memberikan peluang bagi desa untuk mengembangkan potensi wisata, pertanian, dan usaha kecil yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat," imbuhnya.
Selain itu, ujar pria mengenakan kaca mata itu, Dana Desa juga digunakan untuk penanganan stunting.
Penggunaan Dana Desa untuk penanganan stunting, terdiri dari berbagai macam program, mulai dari kegiatan posyandu, pemberian makanan bergizi bagi anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, hingga pembangunan fasilitas mandi cuci kakus (MCK) dan akses air bersih guna mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Intinya, program unggulan Dana Desa dari Pak Jokowi ini sangat berdampak luar biasa bagi desa, ini kita bicara di Bogor, saya yakin desa-desa lain juga memberikan pujian penuh terhadap program pak Jokowi," cerita Sandi.
"Semoga pak Jokowi selalu diberikan kesehatan, banyak memang berita miring mengenai bapak, tapi kami dan masyarakat di bawah merasakan betul program Dana Desa ini. Terima Kasih pak Jokowi," tegasnya.
Kurangi kemiskinan
Tujuan program Dana Desa adalah juga untuk mengurangi angka kemiskinan di perdesaan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat kemiskinan di perdesaan menurun secara signifikan selama satu dekade terakhir.
Pada tahun 2015, angka kemiskinan di desa mencapai 14,21 persen, menurun menjadi 11,79 persen pada Maret 2024. Artinya, Dana Desa memainkan peran penting dalam menurunkan angka kemiskinan perdesaan.
Salah satu program untuk menekan angka masyarakat miskin, yakni padat karya tunai yang memberikan pekerjaan sementara bagi warga desa, terutama di masa-masa sulit, seperti musim paceklik atau bencana alam, dimana masyarakat sulit mencari mata pencarian.
Program ini tidak hanya membantu warga mendapatkan penghasilan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di antara masyarakat desa.
Data yang didapat Suara.com dari salah satu desa di Bogor, anggaran Dana Desa yang didapat per tahun sebanyak Rp 1,2 Miliar.
Mayoritas desa menggunakan anggaran DD ini untuk BOP 3 persen untuk mendukung kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di seluruh wilayah RT.
Kemudian untuk, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT), Pemberian Makan Tambahan (PMT) Stunting, mulai usia 0-23 bulan, usia 24-59 per bulan, ibu hamil, ketahanan pangan (Hidroponik dan Greenhouse) dan dukungan fasilitator kader kesehatan serta infrastruktur di setiap wilayah RT.
Tag
Berita Terkait
-
Sepak Terjang Najwa Shihab, Dicap Nikita Mirzani Sok Pintar Usai Sebut Jokowi Nebeng Pesawat TNI ke Solo
-
Diteken Jokowi Sebelum Lengser, Surpres Capim KPK Sudah di Meja Puan Maharani, Langsung di-ACC DPR?
-
Dedie-Jenal Diserang Black Campaign Soal Jembatan Otista, Tim Hukum: Ini Skenario Politik Kotor
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Sempat Absen Karena Naik Haji, Bos Maktour Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Haji Pekan Depan
-
Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara
-
Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
-
Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?
-
Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya