Suara.com - Babe Haikal Hassan resmi dilantik jadi Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Seiring dengan pengangkatannya, publik dibuat penasaran dengan gajinya. Lantas berapa gaji kepala BPJPH?
Diketahui bahwa BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) merupakan lembaga yang dibentuk di Indonesia untuk mengatur dan mengawasi jaminan halal pada produk-produk yang beredar di masyarakat.
BPJPH berada di bawah Kementerian Agama dan bertanggung jawab untuk penerbitan/mengeluarkan Sertifikasi Halal, Pengawasan dan Penjaminan, Sosialisasi dan Edukasi, serta Koordinasi/kerjasama dengan Lembaga.
Adapun BPJPH ini berdiri pada Oktober 2017. BPJPH berperan penting dalam memastikan bahwa produk yang beredar di pasar atau kalangan masyarakat sudah sesuai dengan prinsip-prinsip halal yang sesuai dengan syariat Islam.
Dalam Kabinet Merah Putih Pemerintahan Prabowo-Gibran, Babe Haikal Hassan resmi diangkat sebagai Kepala BPJPH periode 2024-2029. Hal ini pun lantas menimbulkan pertanyaan, berapa gaji kepala BPJPH? Berikut ini ulasannya.
Gaji Kepala BPJPH
BPJPH merupakan unit eselon I termuda yang berada di bawah Kemang (Kementerian Agama) RI. Mengenai gajinya tak disebutkan secara spesifik, namun kemungkinan Kepala BPJPH akan menerima gaji dan tunjangan yang setara pejabat eselon I di kementerian lain.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 15 Tahun 2019 tentang Gaji Pegawai Negeri Sipil, untuk besaran gaji eselon I (golongan IV e) yaitu Rp3.593.100 - Rp5.901.200. Gaji tersebut belum termasuk dengan tunjangan kinerja.
Jika kepala BPJPH menerima tunjangan kinerja setingkat jabatan tertinggi, maka Kepala BPJPH bisa mendapatkan nominal tunjangannya sebesar Rp117.375.000. Jika dikalkulasikan, maka Kepala BPJPH akan menerima total gaji dan tunjangan kinerja sebesar 120.968.100-123.276.200.
Baca Juga: Momen Para Menteri Tiba di Jogja Jelang Pembekalan Khusus di Magelang
Sebagai informasi tambahan, Babe Haikal Hassan ini merupakan pria kelahiran Jakarta pada 21 Oktober 1968. Pria berusia 56 tahun ini dikenal masyarakat luas sebagai seorang pendakwah dengan logat Betawinya yang khas.
Sebelum menjabat sebagai kepala BPJPH, Babe Haikal Hassan merupakan seorang pendakwah dan motivator. Ia juga sempat bekerja menjadi konsultan SDM (sumber daya manusia) di salah satu perusahaan tambang.
Demikian ulasan mengenai profil singkat Babe Haikal Hassan lengkap dengan gaji kepala BPJPH yang diembannya saat ini. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan