Suara.com - Sebanyak 14 asrama putri Pondok Pesantren (Ponpes) Daerul Qolam 2, Desa Pasir Gintung, Jayanti, Kabupaten Tangerang, terbakar pada Rabu (30/10/2024) dini hari.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan kebakaran itu terjadi pada pukul 03.00 WIB. Untuk menjinakan si jago merah pihaknya menerjunkan enam mobil pemadam.
"Benar ada 14 asrama putri di Ponpes Darul Qolam 2 terbakar," katanya.
Ujat menyebutkan dalam penanganan kebakaran ini dikerahkan 30 personel dengan enam unit damkar dari beberapa pos BPBD setempat.
Dari petugas datang, api dapat dipadamkan sekitar dua jam setelah kejadian itu.
"Api kita dapat padamkan sekitar pukul 05.00 WIB, artinya sekitar dua jam kita baru bisa memadamkan api itu," ujarnya.
Dia mengungkapkan penyebab kebakaran itu, diduga korsleting listrik yang menimbulkan percikan api sehingga mengakibatkan kebakaran hingga merambat ke sejumlah asrama.
"Dugaan sementara itu korsleting listrik," ucapnya.
Ujat memastikan dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, baik luka maupun meninggal.
Baca Juga: Tragis! Pemuda di Grogol Petamburan Tewas Terpanggang, Cerita Ngeri Warga usai Salat Subuh
Meski tidak ada korban jiwa, akibat musibah tersebut pihak pengelola ponpes mengalami kerugian sekitar Rp500 juta.
"Korban jiwa nihil. Kerugian Rp500 juta," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang