Artinya kompensasi yang diterima 8 jajaran direksi Pertamina ini adalah sebesar Rp42,839,589,750 per tahun. Dengan begitu jajaran direksi Pertamina menerima gaji setiap bulannya Rp3,569,965,812.
2. Gaji Komut Pertamina
Berbeda dengan jajaran Dirut, Komisaris Utama (Komut) Pertamina tidak menerima gaji melainkan honorarium. Mereka juga berhak mendapatkan tunjangan fasilitas, tantiem atau insentif kinerja atau insentif khusus, dan insentif jangka panjang.
Adapun struktur remunerasi Dewan Komisaris Pertamina sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia BUMN sebagai berikut: Honorarium Komisaris Utama sebesar 45 persen dari gaji Direktur Utama.
Sementara Tantiem Komisaris Utama sebesar 45 persen dari tantiem Direktur Utama.
Adapun per 31 Desember 2023, Pertamina menggelontorkan kompensasi bagi Dewan Komisaris sebesar US$ 51.288.000 atau sekitar Rp 806.555.088.000.
Saat ini ada 8 orang di jajaran Komisaris Pertamina. Mereka ialah Komisaris Utama Mochamad Iriawan, Wakil Komisaris Utama Dony Oskaria, Komisaris Independen Raden Adjeng Sondaryani.
Lalu ada Komisaris Heru Pambudi, Komisaris Bambang Suswantono, Komisaris Independen Condro Kirono, Komisaris Independen, Alexander Lay dan Komisaris Independen Iggi H. Achsien.
Artinya setiap komisaris mendapat Rp100,819,386,000 per tahunnya dari nilai kompensasi yang didapat. Jika dibagi 12 bulan, maka gaji komisaris tiap bulannya mencapai Rp8,401,615,500.
Baca Juga: Gaji Dony Oskaria Jadi Wakil Komisaris Pertamina, padahal Paman Nagita Slavina Juga Jabat Wamen BUMN
Nilai besaran gaji Dirut dan Komut Pertamina ini tergantung kinerja Pertamina itu sendiri setiap tahunnya.
Berita Terkait
-
Gaji Dony Oskaria Jadi Wakil Komisaris Pertamina, padahal Paman Nagita Slavina Juga Jabat Wamen BUMN
-
Rp9,6 Miliar Per Bulan? Segini Gaji Iwan Bule Sebagai Komisaris Utama Pertamina
-
Beli Pertamax Series Bisa Dapat Potongan Rp 300 per Liter, Begini Caranya
-
Pendidikan Simon Aloysius Mantiri, Dirut Pertamina dengan Gelar Mentereng
-
Gaji Kebanting Denny Cagur, Public Speaking Raffi Ahmad Disanjung Usai Jadi Pejabat
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%
-
7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi
-
Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?