Suara.com - Nama Candra Kusuma yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bogor, Jawa Barat mendadak viral di jagat sosial media, terutama X. Bagaimana tidak, Candra Kusuma diduga terlibat dalam sebuah skandal perselingkuhan sejak tahun 2010, hingga punya 4 anak.
Kabar mengejutkan ini mencuat setelah pemilik akun X @nitaainir yang mengaku sebagai anak dari Candra Kusuma membuat sebuah utas. Dalam sebuah unggahan, ia melampirkan foto, serta menandai akun X milik partai yang menaungi Candra Kusuma.
Nita yang mengaku sebagai anak dari Candra Kusuma menceritakan bahwa Candra Kusuma menikah dengan ibunya tahun 2004. Namun sejak tahun 2010, ayahnya itu tidak pernah pulang dan ternyata sudah menikah dengan wanita lain. Tidak butuh waktu lama unggahan tersebut menjadi viral, hingga mendapatkan respon dari partai terkait.
Terbaru, Nita mengaku sudah mendapat penyelesaian dari pihak keluarga dan Candra Kusuma. Hal ini diunggah di akun X miliknya. Meski begitu, tak heran jika masih banyak yang jadi penasaran terhadap sosok Candra Kusuma. Berikut adalah ulasan singkat seputar profil dan biodata lengkap Candra Kusuma, anggota DPRD Bogor.
Profil Candra Kusuma DPRD Bogor
Candra Kusuma adalah seorang politisi kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Diketahui, dirinya sempat menempuh pendidikan di STM Gubeng Kotamadya Surabaya. Meski belum diketahui di mana ia menempuh pendidikan jenjang perguruan tinggi, namun Candra Kusuma diketahui memiliki gelar Sarjana Tekni (S.T.)
Candra Kusuma dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029 di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, pada Selasa (27/8/2024) lalu. Dirinya dilantik bersama dengan 54 anggota DPRD Kabupaten Bogor lainnya. Candra Kusuma ini merupakan anggota DPRD kabupaten Bogor dari dapil II Partai Demokrat.
Berikut ini adalah riwayat pekerjaan Candra Kusuma, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber:
- Supervisor di Toyo Engineering Tahun 1999-2000
- Project Manager di PT Gerindo Raya Sakti Tahun 2002-2009
- Electrical Engneering PT CKG Tahun 2009-2010
- Enginering PT BBG Tahun 2010-2010
- Direktur di PT Klapanunggal Permata Energi Tahun 2014-2024
- Anggota DPRD Kabupaten Bogor 2024-2029
Demikianlah ulasan singkat seputar profil Candra Kusuma, seorang anggota DPRD kabupaten Bogor yang saat ini sedang menjadi sorotan publik.
Baca Juga: 5 Fakta Anggota DPRD Bogor Candra Kusuma yang Dituduh Selingkuh dan Telantarkan Anak
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
-
Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo
-
LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
-
Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?
-
BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri
-
Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah
-
Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri