Suara.com - Wakil Kepala Satgasus Pencegahan Korupsi Polri, Novel Baswedan mengaku dapat informasi kalau mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar kemungkinan punya catatan tentang pemberi dan penerima uang suap terkait dugaan menjadi makelar kasus.
Mantan penyidik KPK itu menyebutkan, 'catatan kejahatan' itu memang sering kali menjadi ciri khas dari tindak korupsi dengan nominal uang yang fantastis dan dilakukan secara tunai.
"Saya mendengar informasi dari beberapa pihak, begitu (Zarof Ricar ada buku catatan). Dan biasanya, kalau orang mengelola uang tunai itu punya catatan. Sekalipun biasanya hasil kejahatan pun pasti ada catatannya," kata Novel kepada wartawan ditemui di Menara Bidakara, Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Dari catatan tersebut seharusnya Kejaksaan Agung (Kejagung) bisa mengungkap kasus suap pada lingkaran hakim. Novel juga menduga kalau Zarof Ricar kemungkinan tidak sendiri menikmati uang suap perkara tersebut.
Berdasarkan pengalamannya sebagai penyidik KPK sejak 2007 sampai 2021, Novel mengaku beberapa kali menangani kasus serupa dengam suap Zarof Ricar yang nominalnya hampir 1 triliun rupiah tersebut.
"Ketika nilai uangnya besar, pastinya itu kaitannya dengan orang banyak. Orang banyak ini bisa jadi adalah hakim lainnya, atau atasannya, atau pihak beperkara lainnya," ujarnya.
Oleh karena itu, menurut Novel, pengusutan kaus suap pada hakim Mahkamah Agung itu harus dilakukan sungguh-sungguh dan hingga tuntas. Kejagung disebur harus bekerja keras untuk menyelesaikan kasus tersebut.
"Kalau tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh, ini momentumnya sayang. Dan saya khawatir ketika proses penanganannya tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh, bisa berpotensi menimbulkan praktik korupsi dalam penanganan perkaranya," tutur Novel.
Diketahui, Zarof Ricar ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejakgung, bersamaan dengan tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya terkait suap vonis bebas pelaku pembunuhan Ronald Tannur terhadap kekasihnya Dini Sera Afrianti.
Baca Juga: Sebut Kasus Seperti Tom Lembong Bakal Bermunculan, Rocky Gerung Ungkit Nama Jokowi
Zarof Ricar diduga telah bermufakat jahat dengan Pengacara Lisa Rahmat untuk mengurus kasasi Ronald Tannur di MA. Zarof disebut lakukan upaya agar Hakim di Mahkamah Agung tetap menyatakan Ronald Tannur tidak bersalah dalam keputusan kasasi. Terkait kasus tersebut, Kejagung menyita uang tunai sekitar Rp920 miliar dan 51 kg emas dari kediaman Zarof sebagai barang bukti.
Berita Terkait
-
Novel Baswedan Duga Zarof Ricar Tak Sendirian Nikmati Duit Suap: Uangnya Besar, Pasti dengan Banyak Orang
-
Inisial R, Kejagung Bidik Pejabat PN Surabaya Diduga Dalang Atur Hakim Kasus Ronald Tannur
-
Tahu Istrinya Suap Hakim Buat Bebaskan Anaknya, Edward Tannur Bakal Ikut Dijerat Kejagung?
-
Bebas Pilih Hakim, Kronologi Meirizka Widjaja Rela Sogok Duit Rp3,5 Miliar Demi Anaknya Bebas
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bahlil Ancam Ganti Pengurus Golkar yang Tidak Perform: Ibarat Futsal, Siap-siap Ditarik Keluar!
-
Bukan Cuma Wakil, KPK Juga Amankan Ketua PN Depok dalam OTT Semalam
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari