Suara.com - Mabes Polri akan mengirimkan 300 personel Brimob untuk membantu pengamanan pilkada di wilayah Papua.
Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin mengatakan ratusan personel tersebut kan tiba di Papua pada 23 Novemver 2024.
"300 personel Brimob itu akan di bawah kendali operasi (BKO) Polda Papua dan dijadwalkan tiba tanggal 23 November. Akan diberikan pembekalan agar lebih memahami karakteristik di Papua," kata Kapolda Papua Irjen Patrige Renwarin dikutip dari Antara, Rabu (13/11/2024).
Patrige mengatakan personel Brimob itu nantinya akan bergabung dengan personel Polda Papua yang telah terlebih dahulu ditugaskan ke daerah tersebut.
Polda Papua sendiri sudah mengerahkan 10.471 personel yang nantinya bertugas untuk pengamanan pengiriman logistik dan TPS.
Kekinian Polda Papua sendiri telah memprediksi dua provinsi yang rawan gangguan keamanan yakni Papua Pegunungan dan Papua Tengah.
Kerawanan itu di kedua provinsi itu selain karena kondisi alam, juga adanya gangguan keamanan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
"Sebanyak 16 kabupaten di dua provinsi itu masuk kategori rawan," jelas Kapolda.
Baca Juga: Perbedaan Brimob dan Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan