Suara.com - Melania Trump kemungkinan tidak akan menjadikan Gedung Putih sebagai rumahnya selama empat tahun ke depan saat suaminya Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS. Diskusi masih berlangsung tentang bagaimana dan di mana ibu negara yang baru akan menghabiskan waktunya dalam perannya yang tidak dipilih tetapi penting di panggung dunia, CNN melaporkan, mengutip berbagai sumber.
Dalam langkah pertamanya untuk menentang tradisi, Melania Trump yang berusia 52 tahun telah melewatkan pertemuan tradisional dan simbolis dengan Ibu Negara yang akan lengser, Jill Biden, di Gedung Putih saat Presiden Joe Biden menjamu presiden terpilih di Ruang Oval pada hari Rabu (13 November).
Sumber mengaitkan ketidakhadiran Melania Trump dengan konflik jadwal sebelumnya terkait dengan memoarnya yang berjudul sama, dan kantornya juga mengonfirmasi pada X bahwa dia tidak akan menghadiri pertemuan tersebut.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Ibu Trump, yang telah menghabiskan empat tahun di Gedung Putih, akan memiliki lebih banyak otonomi pada putaran kedua.
“Saya tidak cemas karena kali ini berbeda. Saya memiliki lebih banyak pengalaman dan lebih banyak pengetahuan. Saya pernah berada di Gedung Putih sebelumnya. Ketika Anda masuk, Anda tahu persis apa yang diharapkan," kata Melania Trump baru-baru ini kepada Fox News selama wawancara ramah saat mempromosikan bukunya.
Dalam putaran keduanya sebagai ibu negara, ia dilaporkan berencana untuk menghabiskan sebagian besar waktunya antara Kota New York dan Palm Beach, Florida. Namun, meskipun ia tidak berada di Gedung Putih, Melania Trump kemungkinan masih akan hadir di acara-acara besar dan akan memiliki platform dan prioritasnya sendiri sebagai ibu negara.
"Melania Trump telah mengembangkan kehidupan dan lingkaran pertemanannya di Florida selama empat tahun terakhir dan kemungkinan akan terus menghabiskan banyak waktunya di sana," kata laporan CNN mengutip sumber.
Ibu negara yang baru juga kemungkinan akan menghabiskan banyak waktu di Trump Tower di New York, tempat putranya Barron Trump, 18 tahun, kuliah di Universitas New York.
"Suaminya juga tidak keberatan dengan ketidakhadirannya dan tidak ada reaksi internal di antara tim presiden terpilih," kata seorang sumber kepada CNN.
Baca Juga: Bos X Elon Musk Masuk Kabinet Donald Trump, Ini Jabatannya
Spekulasi tentang situasi kehidupan Melania Trump telah beredar selama berbulan-bulan. Pada bulan Juni, Axios melaporkan bahwa jika pemimpin Republik itu kembali ke Gedung Putih, istrinya akan tinggal di tempat lain—mungkin di Mar-a-Lago, tempat presiden terpilih itu diperkirakan akan menghabiskan banyak waktu, atau di Manhattan, tempat putranya belajar.
Jika laporan itu benar, Melania akan menjadi pelopor, karena semua pendahulunya—selain Anna Symmes Harrison, yang suaminya meninggal sebulan setelah masa jabatannya, dan Bess Truman, yang tinggal di seberang jalan selama renovasi—telah tinggal sebagian besar di Gedung Putih sejak dibangun pada tahun 1800.
Berita Terkait
-
Elon Musk Dituding Rusak Prediksi Pemilu AS oleh "Nostradamus" Politik
-
Dirut BRI Singgung Dampak Kemenangan Trump Terhadap Prospek Ekonomi RI
-
Kisah Dipo Alam, Eks Timnas Indonesia yang Sukses Bisnis Es Krim di Amerika Serikat
-
Donald Trump Kembali ke Gedung Putih Temui Joe Biden, Ada Apa?
-
Bos X Elon Musk Masuk Kabinet Donald Trump, Ini Jabatannya
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Pengakuan Getir Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Menembus Awan Tanpa Jejak: Ambisi Singapore Airlines Menata Langit Biru Masa Depan
-
Kewenangan Daerah Terbentur UU Sektoral, Gubernur Papua Selatan Minta Otsus Direvisi
-
Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak
-
Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut
-
Saksi Sebut Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Minta Bantuan Bawahan untuk Lunasi Rumah
-
Harga Kelapa Dunia Melemah, ICC Sebut Dipengaruhi Faktor Ekonomi dan Geopolitik
-
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Hari Ini
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an
-
Maktour dalam Kasus Kuota Haji: Saksi atau Terlibat?