Suara.com - Pemerintah Mesir membantah tegas laporan media yang menyebutkan bahwa pelabuhan di negara tersebut menerima kiriman bahan peledak yang ditujukan untuk kontraktor pertahanan Israel. Bantahan ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat seputar konflik Israel-Palestina.
"Angkatan Bersenjata Mesir secara tegas menyangkal apa yang beredar di media sosial dan akun-akun mencurigakan serta apa yang dipromosikan mengenai bantuan militer kami untuk Israel, baik secara umum maupun secara rinci," tegas pernyataan resmi dari pihak militer Mesir, Kamis (14/11).
Sumber berita awal menyebutkan bahwa kapal kargo MV Kathrin, yang mengangkut 150 metrik ton bahan peledak kelas militer, sempat bersandar di Pelabuhan Alexandria pada hari Senin.
Data dari London Stock Exchange Group (LSEG) dan situs pelacakan kapal Marine Traffic mengonfirmasi kehadiran kapal tersebut di Mesir.
Kementerian Transportasi Mesir memberikan klarifikasi bahwa MV Kathrin berlabuh di Alexandria untuk menurunkan muatan yang ditujukan bagi Kementerian Produksi Militer Mesir.
Lebih lanjut, kapal tersebut mengajukan permohonan resmi untuk melanjutkan perjalanan ke Turki.
Sementara itu, pengacara hak asasi manusia di Berlin mengajukan banding ke pengadilan pada hari Rabu. Mereka meminta penghentian pengiriman bahan peledak tersebut, yang menurut mereka ditujukan untuk perusahaan pertahanan terbesar Israel, Elbit Systems.
Mereka khawatir bahan tersebut dapat digunakan dalam persenjataan yang berkontribusi pada dugaan kejahatan perang di Gaza.
Kasus yang diangkat oleh European Legal Support Center (ELSC) menyoroti bahwa MV Kathrin telah ditolak di beberapa pelabuhan Afrika dan Mediterania, termasuk di Angola, Slovenia, Montenegro, dan Malta, karena mengangkut bahan peledak untuk Israel.
Baca Juga: Serangan Udara Israel di Damaskus Tewaskan 15 Orang, Belasan Luka-luka
Otoritas Portugal bahkan meminta kapal tersebut mengganti bendera dari Portugal ke Jerman agar dapat melanjutkan perjalanan.
Jerman, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa kargo tersebut tidak diisi atau dikirim dari wilayahnya, sehingga tidak memerlukan lisensi ekspor dari otoritas Jerman.
Sementara itu, desakan internasional terhadap dugaan keterlibatan pihak-pihak yang terkait dengan pengiriman bahan peledak ini terus berlanjut.
Berita Terkait
-
Serangan Udara Israel di Damaskus Tewaskan 15 Orang, Belasan Luka-luka
-
Pasukan Darat Iran Klaim Bunuh 4 "Teroris Israel" di Tengah Ketegangan yang Meningkat
-
Kelompok Militan Palestina Rilis Video Sandera Israel yang Mohon untuk Dibebaskan
-
Hamas Siap Bebaskan Sandera Israel, Tawarkan Gencatan Senjata Permanen
-
Netanyahu Sembunyi di Bunker? Serangan Drone Hizbullah Guncang Caesarea Lagi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Langsung Tangkap Kasi Intel Cukai
-
Demo di Mabes Polri, Mahasiswa UI Sindir Polisi Berpeci dan Berkerudung: Tak Bisa Pikat Hati Kami!
-
Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri
-
Seskab Teddy Bantah Keras Isu MBG Habiskan Anggaran Pendidikan: Narasi Keliru!