Suara.com - Sebuah insiden yang menghancurkan terjadi di Gaza selatan pada hari Sabtu, di mana hampir 100 truk bantuan "dijarah dengan kejam". Ada 97 dari 109 truk yang membawa pasokan makanan untuk UNRWA dan Program Pangan Dunia hilang dalam penjarahan tersebut.
UNRWA menggambarkan hal ini sebagai "salah satu insiden terburuk" dari jenisnya.
Pengemudi dipaksa menurunkan muatan truk di bawah todongan senjata, pekerja bantuan terluka, dan kendaraan rusak parah.
Pelaku penjarahan masih belum diketahui identitasnya, tetapi UNRWA menyalahkan "runtuhnya hukum dan ketertiban" dan "pendekatan otoritas Israel" karena menciptakan lingkungan yang berbahaya.
"Yah, kami telah lama memperingatkan tentang kehancuran total ketertiban sipil; (hingga) empat atau lima bulan lalu, kami masih memiliki kapasitas lokal, orang-orang yang mengawal konvoi. Ini telah benar-benar hilang," kata Lazzarini dalam konferensi pers di Jenewa pada hari Senin.
Insiden ini terjadi di tengah peringatan dari PBB bahwa kekurangan pangan dan bantuan yang parah di Gaza akan memburuk tanpa intervensi segera. Warga sipil yang mengungsi dari Gaza utara melaporkan kelangkaan pangan kronis dan kematian akibat kelaparan, sementara badan-badan bantuan memperingatkan akan datangnya bencana kelaparan.
Menurut NYT, Louise Wateridge, juru bicara UNRWA yang saat ini berada di Gaza, mengatakan bahwa, "Orang-orang saat ini benar-benar putus asa untuk mendapatkan apa pun. Kita kembali ke tahap di mana kita melihat orang-orang benar-benar berebut sekantong tepung."
Parlemen Israel baru-baru ini memberikan suara untuk melarang UNRWA, membatasi operasinya di wilayah yang diduduki Israel, termasuk Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Israel mengklaim UNRWA memiliki hubungan dengan Hamas dan mempromosikan kebencian terhadap Israel, tuduhan yang dibantah UNRWA.
UNRWA tidak diizinkan menggunakan truk dan pengemudi mereka sendiri dan harus meminta bantuan otoritas Israel untuk menyediakan kendaraan dan para pekerja bantuan bahkan tidak diizinkan memiliki penjaga bersenjata. Wateridge berkata, "Ini seperti sesuatu yang diambil dari film fiksi ilmiah. Mereka mencoba dan mempersenjatai kendaraan sebaik mungkin dan melindungi diri mereka sendiri. Dan mereka mengemudi dengan sangat, sangat cepat dan terus berusaha dan terus berusaha dan tidak berhenti dan terus melaju. Itulah satu-satunya perlindungan yang mereka miliki."
Baca Juga: Sekolah di Beirut Tutup Setelah Serangan Israel Menewaskan 6 Orang
Sementara itu, serangan udara Israel di Gaza terus memakan korban jiwa warga sipil. Pada hari Senin, serangan udara menewaskan sedikitnya 50 orang, termasuk 17 anggota satu keluarga. Kementerian kesehatan setempat melaporkan bahwa korban termasuk anak-anak dan bayi baru lahir berusia beberapa minggu.
Direktur rumah sakit Kamal Adwan, Dr. Hussam Abu Safiya, menggambarkan kejadian itu sebagai "penargetan yang sangat kejam, dengan tembakan dari tank."
Pasien dipenuhi dengan ketakutan dan kengerian, memohon kepada dunia untuk menghentikan mesin pembunuh dan pemboman. Situasi di Gaza tetap mengerikan, dengan risiko kelaparan yang terus berlanjut. Program Pangan Dunia memperingatkan bahwa satu juta orang berisiko kelaparan.
Berita Terkait
-
Gaza Hadapi Bencana Musim Dingin, PBB Peringatkan Krisis Kemanusiaan Memburuk
-
Gaza Dilanda Krisis: Konvoi Bantuan Pangan Dijarah, Situasi Kemanusiaan Makin Memburuk
-
Turki Bantah Kantor Hamas Pindah ke Wilayahnya
-
Pertempuran Terbuka? Hizbullah Klaim Serangan Balasan, Tel Aviv Jadi Medan Perang
-
Sekolah di Beirut Tutup Setelah Serangan Israel Menewaskan 6 Orang
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!