Suara.com - Karenaa telah merencanakan kudeta terhadap Presiden terpilih Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, mantan presiden Jair Bolsonaro ditetapkan menjadi tersangka.
Tidak hanya itu saja, Jair Bolsonaro ditemani 36 orang lainnya menjadi tersangka dan didakwa oleh Kepolisian Federal Brasil karena upaya kudeta seusai pemilihan presiden pada Oktober 2022.
Polisi federal, selama dua tahun terakhir, telah melakukan penyelidikan terhadap Bolsonaro dan pendukung setianya yang diyakini menjadi bagian suatu "organisasi kriminal" yang berupaya membatalkan kemenangan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dan Wakil Presiden Geraldo Alckmin.
Penyelidikan tersebut berakhir dengan dipastikannya tuduhan upaya kudeta dan penghancuran supremasi hukum yang demokratis dengan kekerasan kepada Bolsonaro dan 36 orang lainnya, yang terdiri dari penasihat dan mantan menteri yang menjabat saat ia menjadi presiden.
Di antara para tertuduh lain ada Walter Braga Neto, mantan menteri pertahanan dan calon wakil presiden yang mendampingi Bolsonaro dalam pemilihan presiden 2022, di mana mereka kalah melawan Lula dan Alckmin.
Neto diduga berencana menindak keras personel-personel militer yang menolak upaya kudeta.
Penyidik mendapati bahwa para pelaku berbagi peran untuk menjalankan enam tugas, yaitu disinformasi dan serangan terhadap sistem pemilu, menghasut militer untuk ikut upaya kudeta, dan upaya-upaya lain melalui jalur legal.
Selain itu, ada pula yang bertanggung jawab atas dukungan operasional untuk upaya kudeta, intelijen paralel, dan pusat operasional pelaksanaan langkah-langkah kekerasan.
Kepolisian menyatakan, laporan penyelidikan setebal lebih dari 800 halaman telah diserahkan kepada Mahkamah Agung. Kejaksaan Agung kemudian akan menuntut para terdakwa di hadapan Mahkamah Agung.
Baca Juga: Keajaiban di Menit Terakhir, Mary Jane Lolos dari Hukuman Mati, Kini Dipulangkan ke Filipina
Bolsonaro dan antek-anteknya baru akan dimejahijaukan apabila mahkamah menyetujui tuntutan yang diajukan kejaksaan. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO