Suara.com - Tiga pria menyerang seorang pria Yahudi di kelab malam di Dublin bulan lalu dalam apa yang digambarkan sebagai serangan antisemit, The Irish Times melaporkan pada hari Sabtu.
Pria itu, yang tidak disebutkan namanya tetapi digambarkan sebagai seorang mahasiswa dari Amerika Serikat yang tinggal di Irlandia, mengenakan kalung Bintang Daud di kelab tersebut pada tanggal 9 November ketika tiga pria mendekatinya dan salah satu dari mereka bertanya apakah dia seorang Yahudi, menurut laporan tersebut.
Ketika dia menjawab bahwa dia seorang Yahudi, para pria itu menyerangnya, menyebabkan dia gegar otak sebelum petugas keamanan turun tangan.
Seorang tersangka ditangkap dan mungkin dituntut atas kejahatan kebencian, surat kabar tersebut melaporkan.
Duta Besar Israel untuk Dublin, Dana Erlich, mengutuk dugaan penyerangan tersebut dan mengatakan telah terjadi "peningkatan yang mengkhawatirkan" dalam wacana anti-Israel di Irlandia yang sering "bermutasi" menjadi antisemitisme. Meskipun diserang, korban tetap bertekad untuk tinggal di Irlandia, menegaskan bahwa antisemitisme harus dihadapi.
Secara terpisah, seorang musisi Irlandia dari grup musik rock Fontaines D.C. menggunakan pidatonya di London saat menerima penghargaan bergengsi untuk mengecam Zionisme dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Bebaskan Palestina, persetan dengan Netanyahu dan persetan dengan Zionisme,” kata gitaris Carlos O’Connell di akhir sambutannya di acara Rolling Stone UK Awards 2024 di London pada hari Jumat. Grup musiknya memenangkan The Album Award untuk album berjudul Romance.
Irlandia adalah salah satu negara anggota Uni Eropa dengan kebijakan paling bermusuhan terhadap Israel, dan bergabung dengan Spanyol dan Norwegia dalam mengakui negara Palestina pada bulan Mei.
Baca Juga: Iran Tunda Rencana Serang Israel, Ini Penyebabnya
Berita Terkait
-
Netanyahu Terbuka soal Pengusiran Warga Palestina dari Gaza, Bakal Jadi Pemukiman Yahudi?
-
Tentara Israel Diserang di Thailand, Diduga Wujud Kemarahan Internasional atas Genosida Gaza
-
Rahasia Lolos Beasiswa: Optimalkan CV dengan 4 Tips Jitu!
-
Adzan Dianggap Ganggu Penduduk Yahudi, Menteri Israel Perintahkan Polisi Sita Pengeras Suara Masjid
-
Iran Tunda Rencana Serang Israel, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar