Suara.com - Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah kini dipertanyakan adab dan keilmuannya pasca dia kembali tersandung video viral. Kali ini, Gus Miftah dinilai telah mengolok-olok pedagang es teh yang sedang berjualan di tengah jemaah pengajian.
Peristiwa tersebut langsung menuai sorotan publik hingga banyak mengecam aksi Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto itu.
Menanggapi kasus Gus Miftah, Sosiolog Universitas Nasional Nia Elvina menjelaskan, Gus Miftah sampai terkena hujatan netizen lantaran sikapnya yang tidak sesuai dengan gelar "Gus" yang dia bawa.
Menurut KBBI, Gus merupakan panggilan untuk ulama, kiai, dan orang yang dihormati.
"Kita di dalam masyarakat itu harus berperilaku sesuai dengan status kita. Dalam konteks ini, Gus yang diasosiasikan dalam masyarakat kita sebagai orang yang memahami agama Islam dengan lebih baik dan mendalam daripada masyarakat umum, idealnya akan berprilaku sebagaimana seorang ulama yang baik," jelas Nia saat dihubungi Suara.com, Rabu (4/12/2024).
Seseorang yang menyandang gelar Gus, lanjut Nia, akan dipersepsikan oleh publik kalau sosok tersebut punya perilaku yang santun dan tidak merendahkan orang lain.
"Perilaku yang santun, menggunakan pilihan bahasa yang amat baik, yang terkadang untuk mengingatkan pun bahasa yang dipilih juga amat halus. Saya kira begitu ya untuk perilaku seorang Gus," ujarnya.
Perihal pernyataan Gus Miftah yang menyebut bahwa dagangan tidak laku termasuk dari takdir juga dinilai keliru.
Nia menjelaskan bahwa nilai-nilai keislaman juga ada kesamaan dengan teori sosiologi yang berkaitan dengan keinginan untuk maju atau mencapai sesuatu. Bahkan, Nia juga mengutip salah satu ayat di Alquran untuk membedah soal ucapan Gus Miftah ke penjual es teh.
"Saya kira dalam nilai Islam amat kental diajarkan tentang nilai untuk maju atau dalam terminologi Sosiologi need for achievement. Dalam nilai-nilai Islam diajarkan, Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, jika kaum itu sendiri mengubah keadaan mereka sendiri. Dan di dalam nilai-nilai Islam pun mengajarkan untuk tidak boleh berputus asa, dan tidak percaya akan rahmat Tuhan," tuturnya.
Viral Hina Penjual Es Teh
Diketahui, Gus Miftah menjadi sorotan publik setelah video ceramahnya di suatu daerah viral karena dianggap telah mengolok-olok seorang pedagang es teh. Mulanya jamaah pengajian meminta Gus Miftah untuk memborong dagangan penjual tersebut. Alih-alih membelinya, Gus Miftah justru menyuruh pedagang itu untuk menjual kepada yang lain.
"Es tehmu sih akeh (masih banyak) enggak? ya sana jual g*****k,” ucap Gus Miftah, yang langsung disambut tertawaan jemaah.
Ia juga meminta pedagang tersebut untuk menerima nasib jika dagangannya tidak laku.
Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu juga menyebut apa pun yang dialami oleh si pedagang memang sudah takdir.
Berita Terkait
-
Kini Ditantang Jualan Es Teh Keliling, Masa Lalu Gus Miftah Dikuliti Netizen: Dulunya Susah, Senang Lupa Diri
-
Dihina Gus Miftah saat Dagangan Belum Laku, Sunhaji Bapak Penjual Es Teh: Saya Sakit Hati!
-
Prabowo Tebar Ultimatum karena Tak Sudi Pedagang Direndahkan, Gus Miftah Terancam Dipecat?
-
Habis Unyeng-unyeng Istri Kini Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Tak Layak Dapat Gelar Ulama karena Agak Laen?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini
-
Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng
-
Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA
-
Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel