Suara.com - Seorang oknum ASN di Kejari Lubuk Pakam bernama Ronald Fransius Situmorang (45) ditangkap terkait kasus penggelapan 20 unit mobil rental.
Dalam kasus ini, Ronald bermain tidak sendiri. Ia mengajak teman wanitanya bernama Wasty Sinaga (44) yang kini telah dicokok polisi.
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan menjelaskan pengungkapan kasus ini setelah pihaknya menerima laporan 20 mobil rental digelapkan pelaku.
Polisi lalu melakukan penyelidikan dan menangkap keduanya bersama beserta barang bukti enam mobil rental.
"Pelaku berinisial R merupakan PNS aktif dari Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam (Bagian tata usaha). Dari kedua pelaku diamankan dua unit mobil rental yang diduga digelapkan pelaku," kata Gidion kepada SuaraSumut.id, Minggu (8/12/2024).
Gidion mengatakan pelaku beraksi dengan modus meminjam atau merental mobil selama sebulan. Pelaku Wasty berperan sebagai orang yang merental mobil.
"Setelah itu, pelaku W ini menyerahkan mobil tersebut kepada pelaku R," ungkap Gidion.
Ronald kemudian menggadaikan mobil rental itu ke orang lain dengan harga sekitar Rp 30 juta-an.
"Mobil rental itu dijual atau digadaikan dengan harga bervariasi di tempat yang berbeda-beda," ucapnya.
Selain menangkap kedua pelaku dengan barang bukti enam unit mobil, polisi sedang mencari 14 unit mobil lagi yang digelapkan oleh kedua pelaku.
Gidion mengingatkan kepada pemilik mobil rental dan masyarakat agar berhati-hati terhadap aksi kejahatan penggelapan mobil.
"Terhadap kedua pelaku dipersangkakan dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Seret Bupati Tanggamus Soal Dugaan Mafia Tanah, Presiden-Mendagri Diminta Turun Tangan
-
Kasus Hanania Travel: Awkarin Tunda Pemeriksaan Saksi dan Davina Karamoy Diperiksa Polisi
-
Polisi Periksa Davina Karamoy di Kasus Hanania Travel, Korban Tembus 1.286 Orang
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
-
Agensi Lee Yi Kyung Buka Suara soal Denda Pajak, Bantah Ada Penggelapan
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua