Suara.com - Jejak digital Miftah Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah terus dikuliti netizen setelah aksinya mengolok-olok Sunhaji penjual es teh di sebuah acara pengajian viral di media sosial. Kekinian, muncul video lawas Gus Miftah yang meminta orang-orang untuk menjaga lisan. Bahkan, Gus Miftah menyinggung soal "Mulutmu, Harimaumu" soal ucapan yang bisa memicu persoalan.
Menarik, video lawas itu digabungkan menjadi kolase dengan video Gus Miftah ketika menghardik Sunhaji dengan kata-kata kasar. Kolase video Gus Miftah itu turut dibagikan ulang akun X, @submh, Sabtu (7/12/2024) lalu.
Dilihat Suara.com pada Senin (9/12/2024) dalam video kolase itu, awalnya Gus Miftah mengingatkan semua orang agar tidak menjaga lisannya agar tidak melukai hati orang lain.
"Maka kita mendengar pribahasa, mulutmu harimau mu. Peribahasa ini menggambarkan bagaimana kemudian gara-gara mulut ini kita akan mempunyai persoalan, gara-gara disebabkan oleh lisan," ujarnya dalam video yang beredar.
Dalam video itu, Gus Miftah juga mengutip ucapan Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis yang isinya meminta agar umat Islam untuk menjaga lisannya.
"Maka rasulullah Muhamamad SAW memberikan rambu-rambu bagaimana kemudian kita mengatur mulut ini, salah satunya adalah dalam sebuah sabdanya: Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia berkata yang benar atau diam. Soal mulut pilihannya dua, berkatalah yang baik atau diam," ujar Gus Miftah.
Namun, dalam unggahan itu turut menampilkan potongan video Gus Miftah ketika menghardik penjual es teh dengan ucapan 'goblok.'
Sontak video kolase Gus Miftah itu pun turut diramaikan netizen dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen justru turut membanding-bandingkan adab Gus Miftah sebelum dan setelah menjadi pendakwah kondang. Bahkan, ada yang menanggapi video lawas Guf Miftah itu dengan kalimat sarkas.
"Mantap wejangan Bapak yang pertama. Tapi bapak yang terakhir tidak mendengarkan bapa yang pertama," tulis akun @yu******.
Baca Juga: Sindir Gus Miftah? Mahfud MD Ungkap Cerita Wali Bahlul yang Tinggal di Kuburan, Isinya Menohok!
"Beliau tak hanya mencontohkan secara teori, tapi juga langsung dipraktekkan," sindir akun @Ic********.
"Ada yg seperti DIA...kata-kata selalu blunder nasehati diri sendiri," sahut akun @m_*******.
"Senjata makan tuan," cibir akun @ja********.
Diketahui, publik sempat digegerkan dengan video Gus Miftah yang menghina seorang penjual es teh bernama Sunhaji. Mirisnya, aksi olok-olokan itu disampaikan Gus Miftah saat memimpin ceramah. Selain itu, muncul juga video ketika Gus Miftah melecehkan pesinden sekaligus komedian senior, Yati Pesek di atas panggung.
Buntut dari kejadian itu, Gus Miftah menuai banyak kecaman hingga akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari jabatan utusan khusus Presiden Prabowo Subianto.
Berita Terkait
-
Sindir Gus Miftah? Mahfud MD Ungkap Cerita Wali Bahlul yang Tinggal di Kuburan, Isinya Menohok!
-
Gara-gara Gus Miftah Doyan Hina Orang, Aturan Dai Berdakwah Bakal Dibatasi?
-
Laporkan KPU usai Keok di Jakarta, Profesor Ini Ledek Kubu RIDO: Cuma Anak Kecil yang Nangis Gak Diajak ke Disneyland
-
Rangkul Maksa saat Minta Maaf ke Penjual Es Teh, Profesor Ini Sentil Gesture Gus Miftah: Very Patronizing
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut