Suara.com - Tina Talisa presenter apa? Pertanyaan ini turut jadi sorotan publik usai mantan presenter Tina Talisa resmi ditunjuk sebagai stafsus (staf khusus) Wapres (Wakil Presiden) Gibran Rakabuming.
Tina Talisa ditetapkan sebagai Stafsus Wapres Gibran Rakabuming untuk periode 2024-2029. Adapun penetapan Tina Talisa sebagai stafsus Gibran ini tercantum dalam Keputusan Presiden No 83/M Tahun 2024 per tanggal 29 November 2024.
Momen penetapan Tina Talisa sebagai stafsus Wapres Gibran ini pun dibagikan juga oleh Tina di akun Instagram pribadinya @/tina_talisa pada Jumat, 6 Desember 2024.
"Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk memulai pengabdian sebagai Staf Khusus Wakil Presiden," tulis @/tina_talisa.
Seiring dengan penetapan mantan presenter Tina Talisa sebagai stafsus Wapres Gibran, rupanya ada juga belum tahu dulunya Tina Talisa peresenter apa. Nah untuk mengetahuinya, yuk simak berikut ini profil Tina Talisa.
Profil dan Pekerjaan Tina Talisa
Tina Talisa merupakan perempuan yang lahir pada 24 Desember 1979 di Jawa Barat. Perempuan berusia 44 tahun ini merupakan lulusan Universitas Padjadjaran jurusan Pendidikan Dokter Gigi dan S2 jurusan Komunikasi di kampus yang sama.
Tina juga diketahui pernah jadi dokter gigi. Hanya saja kariernya banyak dihabiskan dengan menjadi presenter televisi. Tina tercatat pernah jadi presenter di beberapa stasiun televise , seperti TvOne, Trans TV, Indosiar, dan Net TV.
Ketertarikannya pada bidang penyiaran berawal saat Ia kerja di stasiun radio. Eks finalis Putri Indonesia 2003 ini pun mulai banyak mengisi layar kaca sebagai presenter. Selain presenter, Tina juga pernah jadi produser eksekutif film Hujan Bulan Juni dan Mata Dewa.
Setelah memilih untuk pensiun sebagai presenter, Tina mulai terjun ke pemerintahan. Sebelum menjadi Stafsus Wapres, Tina pernahkerja di Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebagai Staf Khusus dan Juru Bicara.
Baca Juga: Profil Dino Patti Djalal, Eks Jubir SBY yang Kritik Keras Staf Khusus Punya Pekerjaan di Swasta
Adapun masa kerjanya selama menjabat di kementerian sebagai stafsus dan jubir yakni berlangsung dari Maret 2020 hingga Agustus 2024. Sedangkan saat ini, Tina menjabat sebagai stafsus Wapres untuk periode 2024-2029.
Selama menjabat sebagai Stafsus Wapres, Tina ditugaskan oleh Gibran untuk mengawal beberapa isu yang berkaitan dengan berbagai bidang seperti UMKM, stunting, digitalisasi, ekonomi, hingga keuangan syariah.
Demikian ulasan mengenai dulu Tina Talisa presenter apa sebelum ditunjuk jadi Stafsus Wapres periode 2024-2025 dan lengkap dengan profilnya.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Profil Dino Patti Djalal, Eks Jubir SBY yang Kritik Keras Staf Khusus Punya Pekerjaan di Swasta
-
Muncul Petisi Penolakan Pengunduran Gus Miftah, Hanya 568 Tanda Tangan
-
Apa Tugas Tina Talisa Jadi Staf Khusus Wapres Gibran? Konon Bisa Dapat Gaji Rp51 Juta per Bulan
-
Profil Tina Talisa, Presenter Senior Jadi Stafsus Wapres Gibran
-
Segini Gaji Tina Talisa sebagai Staf Khusus Wapres Gibran
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang