Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah menanggapi klaim kemenangan yang disampaikan Partai Gerindra atas 27 pemilihan kepala daerah (pilkada) di provinsi tersebut.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Sumanto di Semarang, Selasa mengatakan bahwa parpolnya juga berkoalisi dengan Gerindra dan parpol lain di beberapa pilkada kabupaten/kota di Jateng.
"Ya, mungkin kan itu. Koalisinya kan macam-macam. Kalau kami koalisi di kabupaten/kota ada yang dengan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), dengan Gerindra," katanya sebagaimana dilansir Antara, Selasa (10/12/2024).
Seperti pada Pilkada Klaten, Sragen, Sukoharjo, Magelang, dan Banyumas, kedua parpol tersebut, yakni PDI Perjuangan dan Gerindra tercatat melakukan koalisi.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani sebelumnya juga mengklaim berhasil meraih kemenangan di 19 daerah dari 35 kabupaten/kota pada pilkada di Jateng.
Sumanto mengatakan bahwa pernyataan Puan terkait kemenangan PDI Perjuangan itu sesuai dengan fakta di lapangan, yakni di 19 kabupaten/kota di Jateng.
Menurut dia, 19 kabupaten/kota yang dimenangkan pilkadanya itu memang mengusung kader PDI, baik wali kota, bupati, maupun wakil bupati sehingga bukan semata karena faktor koalisi.
"Itu kan ditotal itu (kemenangan kader PDIP di pilkada di Jateng, red.) ada 19 (pilkada). Mungkin kalau di seluruh, di 35 kabupaten/kota, ada macam-macam itu (faktor koalisi). Variasinya lain," katanya.
Oleh karena itu, ia tak menyalahkan klaim Sudaryono soal Gerindra menang pilkada di 27 kabupaten/kota, seraya menegaskan bahwa PDI Perjuangan tetap mendulang kemenangan di 19 kabupaten/kota se-Jateng dalam Pilkada 2024.
Diketahui, 19 kabupaten/kota yang dimenangkan oleh PDI Perjuangan di Jateng, yakni Banyumas (bupati dari PDIP), Purworejo (wabup kader PDIP), Wonosobo (bupati), Kabupaten Magelang (bupati), Klaten (bupati), Sukoharjo (bupati), Wonogiri (bupati).
Lalu, Karanganyar (bupati), Grobogan (bupati), Kudus (bupati), Jepara (bupati), Demak (bupati), Kabupaten Semarang (bupati), Kota Semarang (wali kota), Temanggung (bupati), Kendal (bupati), Brebes (bupati), serta Kota Magelang dan Kota Pekalongan (wali kota).
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra Sudaryono mengapresiasi keberhasilan kinerja seluruh unsur partai yang sukses memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) di tingkat provinsi dan 27 kabupaten/kota.
"Kami telah memenangkan Pak Ahmad Luthfi kader Gerindra sebagai Gubernur Jateng dan memenangkan kepala daerah di 27 kabupaten/kota. Gerindra menang di situ, kami kalah di delapan (kabupaten/kota)," katanya, di Semarang, Minggu (8/12).
Hal tersebut disampaikan saat Apel Kemenangan Pilkada Jawa Tengah yang diikuti para kepala daerah terpilih yang diusung Gerindra untuk melakukan konsolidasi dan penyelarasan program.
Adapun 27 daerah kemenangan Gerindra, yakni Kota Pekalongan, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kabupaten Boyolali, Jepara, Batang, Tegal, Pati, Tegal, Blora, Purbalingga, Magelang, Sukoharjo.
Berita Terkait
-
Analis Ungkap Peluang Besar jika Gerindra Tampung Jokowi, Tapi Harus Siap Bilang 'Say Goodbye' Buat PDIP
-
Jokowi Bakal Kesulitan Bila Gabung ke Golkar, Pakar: Banyak 'Pemilik Saham'
-
Dari Istana ke Partai Perseorangan: Drama Politik Jokowi Pasca Dipecat PDIP
-
Jokowi Dianggap Cocok Pindah ke Gerindra, Ini 2 Alasan Kuatnya
-
Gerindra Sinyalkan Tolak Jokowi? Rocky Gerung: Barang Bekas PDIP
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!