Suara.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyambangi korban kebakaran di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/12/2024) sore.
Gibran tampak mengenakan kemeja putih dan celana hitam, dipadu dengan sepatu "sporty" hitam. Dia sempat menyambangi posko siaga korban kebakaran, SDN 09 Kebon Kosong, Jakarta Pusat, Rabu, pada pukul 15.45 WIB.
Kedatangan Gibran itu disambut dengan antusias oleh warga pengungsi karena kabar kunjungan dari putra sulung Presiden Ke-7 RI Joko Widodo tersebut telah diketahui para korban sejak Rabu pagi.
"Senang banget saya bisa salaman sama foto bareng tadi. Tak nyangka," kata Mira, salah satu korban kebakaran seperti diberitakan Antara.
Setelah melihat data-data jumlah pengungsi dan bantuan yang telah disalurkan, Gibran pun beranjak menuju tenda pengungsi yang didirikan oleh BPBD DKI Jakarta.
Gibran sempat berdialog dengan para korban, kemudian juga meninjau salah satu ruangan kelas yang tengah melakukan penyembuhan trauma (trauma healing) kepada anak-anak.
Gibran melanjutkan tinjauannya ke ruang posko kesehatan dan memastikan obat-obatan tersedia untuk korban.
Sebelum meninggalkan posko, Gibran sempat melihat meja administrasi yang melayani data kependudukan, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK), serta ijazah sekolah bagi korban yang kehilangan surat berharga.
"Saya tadi bilang makasih ke Pak Gibran karena sudah KK dan KTP saya dicetak kembali. Beliau tadi bilang suruh simpan baik-baik supaya bisa digunakan sewaktu-waktu," kata Dewi, salah satu korban kebakaran dari RT 09 Kebon Kosong.
Baca Juga: Adab Wapres Gibran di Depan Prabowo Kembali Disorot Netizen: Gerakannya Sederhana, tapi ...
Usai meninggalkan posko, Gibran didampingi Penjabat Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi turut meninjau lokasi kebakaran yang telah luluh lantak karena si jago merah, tepatnya di RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Sebelum meninggalkan kawasan lokasi kebakaran, Gibran juga sempat membagikan susu kemasan kepada anak-anak, sambil menyalami mereka.
Berita Terkait
-
Gus Miftah Ngaku Jadi Orang Pertama yang Usulkan Gibran Jadi Cawapres: Tapi Ditolak Jokowi
-
Gibran Gunakan Lagu Gelora Tanpa Izin, .Feast: Kita Gamau Ditempelin
-
Terang-terangan Gus Miftah Bandingkan Mahfud MD dan Gibran: Profesor Dibilang Cupu
-
Begini Penampakan Pemukiman Padat Penduduk di Kemayoran yang Terbakar
-
Adab Wapres Gibran di Depan Prabowo Kembali Disorot Netizen: Gerakannya Sederhana, tapi ...
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta