Suara.com - Media berbahasa Ibrani melaporkan terjadi insiden penabrakan mobil anti-Zionis di bagian timur Tel Aviv, di wilayah Palestina yang diduduki, yang mengakibatkan seorang pemukim Israel terluka.
Menurut laporan dari kantor berita Ma'an, dalam insiden yang terjadi di Jalan Hashomer di Bnei Brak pada hari Selasa, seorang pemuda Palestina menabrak seorang pemukim Zionis berusia 21 tahun dengan mobil, yang segera dilarikan ke Pusat Medis Mayanei HaYeshua di Tel Aviv.
Polisi Israel mengungkapkan bahwa mereka telah menangkap satu orang terkait dengan kejadian tersebut. Mereka juga mengklaim bahwa pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian, namun ditangkap di sebuah tempat parkir bawah tanah setelah pengejaran oleh petugas.
Hamas memberikan tanggapan terhadap insiden tersebut, menegaskan bahwa penabrakan mobil itu menunjukkan bahwa perlawanan terus berlangsung dan mampu melancarkan serangan ke dalam wilayah Palestina yang diduduki.
Hamas menyatakan bahwa insiden di Bnei Brak merupakan respons alami terhadap kejahatan dan genosida yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza, serta rencana untuk mengusir warga Palestina dari Tepi Barat.
Mereka menambahkan bahwa operasi ini merupakan jawaban tegas terhadap kabinet ekstremis rezim Zionis dan para menterinya, termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Itamar Ben-Gvir, yang mengancam akan memperkuat kekuasaan mereka di Tepi Barat dan memperluas pembangunan permukiman.
Hamas menegaskan bahwa Tepi Barat akan tetap menjadi tantangan bagi penjajah Zionis, dan semua upaya untuk mencaplok wilayah tersebut serta menggusur penduduknya akan gagal.
Mereka juga menyerukan kepada rakyat Palestina untuk meningkatkan perlawanan terhadap penjajah Zionis dan melancarkan serangan besar-besaran di wilayah yang diduduki, serta memperbarui konflik di Tepi Barat, al-Quds, dan daerah-daerah yang diduduki sejak 1948 hingga penjajah diusir dari tanah dan tempat-tempat suci Palestina.
Baca Juga: Gaza Luncurkan 4 Roket ke Israel, Serangan Balasan Genosida?
Berita Terkait
-
Taksi Hijau Tosca Berkeliaran di Jalanan Jakarta, Vinfast Ekspansi?
-
Skandal Spionase Mengejutkan: Puluhan Yahudi Israel Diduga Mata-Mata Iran!
-
Mobil Listrik Mendadak Mati Total, Pengendara Terkunci di Jalan Tol, Duh!
-
Fokus Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Usai Pensiun, Moeldoko: MAB Sudah Dilihat Eksistensinya
-
Gaza Luncurkan 4 Roket ke Israel, Serangan Balasan Genosida?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan