Suara.com - Baru saja Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke negara Mesir, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Ekonomi Delapan Negara Berkembang (D-8) 19 Desember 2024 di Kairo.
Nampaknya negara Mesir adalah negara yang begitu istimewa, bagaimana tidak Prabowo juga menyebut bahwa negara Muslim itu sangat dekat dengan hati bangsa Indonesia.
Ungkapan itu disampaikan Prabowo dikutip dari video unggahan akun instagram @tumgrd.
"Bagi bangsa Indonesia, bangsa Mesir adalah bangsa yang sangat dekat di hati kami," kata Prabowo.
Tak hanya itu, menurut mantan Menteri Pertahanan RI ini, bahwa negara Mesir adalah negara paling pertama mengakui kemerdekaan Indonesia.
"Kalau tidak salah, sejarah dari saya, negara Mesir adalah negara yang mengakui kemerdekaan bangsa Indonesia," tegas Prabowo.
Semangat Baru Mahasiswa saat Kehadiran Prabowo di Universitas Al-Azhar
Sejumlah mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo, menilai kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke kampus dan bertatap muka dengan mereka membangkitkan semangat.
Dalam rangkaian lawatan Presiden Prabowo ke Kairo pada 17–19 Desember, Presiden menemui ratusan mahasiswa Indonesia di Gedung Al-Azhar Conference Center, Universitas Al-Azhar, Kairo, Rabu (18/12).
Baca Juga: Rudal Yaman Lolos, Tel Aviv Hancur - Sirene 'Mengaung' di Seluruh Israel
Dalam beberapa testimoni yang dikumpulkan Tim Media Presiden Prabowo Subianto, yang disiarkan di Jakarta, Jumat, salah satu mahasiswa Ahmad Baiqi Malik menyebut pertemuan itu memotivasi mereka mahasiswa Indonesia yang saat ini berkuliah di Universitas Al-Azhar.
"Kunjungan dari Pak Prabowo ini membangkitkan semangat kami sebagai mahasiswa yang mana nantinya kami akan memikul amanah yang besar untuk bangsa kita,” kata Ahmad Baiqi Malik.
Ahmad melanjutkan Presiden saat bertemu dengan para mahasiswa juga berpesan bahwa mereka para aset bangsa yang nantinya mengemban amanah untuk membangun negeri ke depan.
“Sepulangnya nanti (ke tanah air, red.) kami membawa amanah dari negeri kita, dan membangun negeri bersama-sama. Pak Prabowo sendiri memiliki tujuan dan cita-cita besar, dan peran mahasiswa ada di situ (untuk membantu mewujudkan cita-cita, red.),” kata dia
Di Gedung Al-Azhar Conference Center, Presiden Prabowo berpidato selama 30 menit lebih di hadapan ratusan mahasiswa asal Indonesia.
Presiden Prabowo membagikan beberapa poin penting hasil pertemuannya dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, kemudian juga memaparkan beberapa tantangan ke depan yang membutuhkan Indonesia sebagai negara kuat.
Kemudian pada penghujung pidatonya, Presiden Prabowo memerintahkan Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kairo Abdul Muta'ali mengecek keadaan mahasiswa RI di Mesir, termasuk kebutuhan dan kesulitan yang mereka hadapi.
"Dubes, Atase Pendidikan, pantau terus keadaan anak-anak kita, (termasuk) yang punya kesulitan. Saudara-saudara, nanti saya akan minta laporan dari Dubes mengenai kondisi mereka dan bagaimana kita bisa membantu mereka di sini,” kata Presiden Prabowo kepada Dubes Lutfi di hadapan para mahasiswa Indonesia dilansir dari Antara.
Prabowo kemudian mengakui tak mudah untuk menempuh pendidikan di negara asing, yang jauh dari keluarga. Oleh karena itu, Presiden yakin mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Mesir punya mentalitas yang kuat.
"Tidak gampang sekolah di negara orang. Jauh dari keluarga. Saya percaya saudara-saudara tabah dan teguh, tegar,” kata Presiden.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden
-
Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?
-
Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka
-
Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi
-
Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua
-
API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan
-
Tak Semua Dikabulkan, Ini 3 Poin Gugatan Praperadilan Roy Suryo yang Ditolak Hakim
-
Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan
-
PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru
-
Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga