Suara.com - TNI AL membuka kesempatan bagi generasi muda di Indonesia untuk bergabung dalam jajaran TNI AL sebagai calon Tamtama. Pendaftaran Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AL gelombang I tahun 2025 resmi dibuka hari ini Kamis 26 Desember 2024.
Pendaftaran secara online mulai 26 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025. Sedangkan validasi offline dilaksanakan 6 hingga 31 Januari 2025.
Dilihat dari akun Instagram @lapetal_tni_al, pendaftaran dilakukan secara online melalui laman al.rekrutmen-tni.mil.id.
"Ingin menjadi bagian dari prajurit penjaga kedaulatan maritim Indonesia? Inilah kesempatanmu! TNI Angkatan Laut membuka pendaftaran Tamtama PK Gelombang I Tahun Anggaran 2025," tulis dalam unggahan, dilihat Kamis (26/12/2024).
Syarat Pendaftaran
- Warga Negara Indonesia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polres setempat)
- Pria berijazah minimal SMA sederajat
- Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma sampai dengan dua tahun setelah selesai Dikma
- Tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm dengan berat badan seimbang
- Berusia paling tinggi 22 tahun dan paling rendah 17 tahun 9 bulan pada saat pembukaan pendidikan pertama
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) maksimal 10 tahun terhitung mulai saat dilantik menjadi Kelasi Dua/Prajurit Dua
- Bukan Prajurit TNI, anggota Polri maupun PNS
- Sehat jasmani dan rohani, tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik telinga atau anggota badan lainnya kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat, tidak buta warna dan tidak berkacamata/ memakai softlens
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
Berita Terkait
-
PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman
-
Pengendara Mobil Berstiker TNI AL Adang Bus TransJakarta di Kemang, Picu Kemarahan Netizen
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya