Suara.com - Kebijakan imigrasi yang lebih ketat sudah diberlakukan karena Presiden terpilih AS Donald Trump akan mulai menjabat dalam waktu sebulan.
Dalam daftar yang disusun oleh Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE), 1,45 juta orang dijadwalkan untuk dideportasi, termasuk 18.000 warga India yang tidak berdokumen.
Selama 3 tahun terakhir, sekitar 90.000 warga India ditangkap saat mencoba menyeberang ke Amerika Serikat - secara ilegal, sebagian besar dari mereka berasal dari negara bagian seperti Punjab, Gujarat, dan Andhra Pradesh, menurut Times Of India.
Bagi banyak warga India yang tidak berdokumen, perjalanan untuk melegalkan status mereka penuh dengan tantangan birokrasi yang memiliki masa tunggu hingga dua atau tiga tahun.
Namun, India bukanlah negara asal imigran tidak berdokumen terbanyak. Negara-negara yang berbatasan dengan Amerika Serikat seperti Honduras dan Guatemala berada di posisi teratas dengan jumlah masing-masing 261.000 dan 253.000 orang yang tidak memiliki dokumen.
Di Asia, Tiongkok memimpin dengan 37.908 orang yang tidak memiliki dokumen dan India berada di posisi ke-13 dengan 17.940 orang.
Dalam keseluruhan pendekatan keamanan perbatasan dan kebijakan imigrasi yang lebih ketat ini, India telah diklasifikasikan sebagai salah satu negara yang "tidak kooperatif" dalam proses deportasi.
Negara-negara lain dalam daftar ini termasuk Bhutan, Kuba, Iran, Pakistan, Rusia, dan Venezuela. Kurangnya kerja sama ini dapat menjadi tantangan lebih lanjut dalam hubungan diplomatik.
"Melakukan wawancara, menerbitkan dokumen perjalanan tepat waktu, dan menerima pemulangan fisik warga negaranya melalui penerbangan komersial atau carteran terjadwal yang sesuai dengan pedoman pemulangan ICE dan/atau pemerintah asing," dokumen ICE mengutip
Baca Juga: Sinopsis Swipe Crime, Series India Terbaru Sanyam Sharma dan Arun Choudhary
Karena Trump telah berjanji untuk melaksanakan proses deportasi terbesar dalam sejarah Amerika, ribuan warga India yang tidak berdokumen dengan perintah deportasi terakhir akan dikirim kembali ke India.
Berita Terkait
-
Mahasiswa Asing di AS Diminta Pulang Sebelum Trump Dilantik, Ada Apa?
-
Trump Picu Ketegangan: Gencatan Senjata Hamas-Israel Mustahil Sebelum Pelantikan?
-
Meninggal di Usia 92 Tahun, Segini Harta Warisan Manmohan Singh Pernah Menjadi PM India
-
Dari Asal Sederhana hingga Ahli Ekonomi, PM Modi Berduka Atas Meninggalnya Manmohan Singh
-
Sinopsis Swipe Crime, Series India Terbaru Sanyam Sharma dan Arun Choudhary
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah