Suara.com - Ibunda Felicia Tissue, Meillia Lau mencak-mencak setelah putrinya menjadi korban penyebaran berita bohong alias hoaks. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Meillia Lau pun mengunggah hasil tangkapan layar terkait sejumlah berita hoaks soal Felicia yang disebut dipaksa untuk membunuh anak Kaesang Pangarep yang tak lain adalah mantan pacarnya.
Diketahui, Kaesang pernah berpacaran dengan Felicia Tissue sebelum akhirnya menikah dengan Erina Gudono.
Beredarnya berita hoaks yang menyudutkan putrinya itu membuat Meillia Lau berang. Dia pun menganggap orang yang menyebarkan hoaks itu sudah keterlaulan.
"Berita ini sangat-sangat keji dan tidak bermoral!" tulis Meillia di akun Instagramnya dikutip Suara.com, Minggu (29/12/2024).
Meillia pun mengaku tidak terima dengan pihak-pihak yang menyebarkan fitnah kepada Felicia Tissue. Lantaran tak tinggal diam, Meillia juga memberikan ultimatum kepada penyebar hoaks agar segera menghapus postingan karena bisa melanggar hukum.
"Siapapun yg merancang/membuat cerita kebohongan diatas dan menyebar luaskan berita kebohongan tsb hendaknya menjadi teguran utk menghapus semua berita-berita KEBOHONGAN tersebut!" ujar Meillia memperingatkan.
"Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum agar menghormati hukum yg berlaku. Karena ini sudah di luar batas! sambungnya.
Sama seperti sang ibu, Felicia pun turut bereaksi setelah ramai dituding telah dipaksa oleh Jokowi dan Iriana untuk membunuh anak Kaesang.
Lewat unggahan di Instagram Story-nya, Felicia pun menganggap jika penyebaran hoaks bisa merusak tanpa menyentuh korbannya.
Baca Juga: Absen Pertemuan Ketum Parpol di Kertanegara, NasDem Ungkap Hubungan Surya Paloh ke Prabowo
"Hoax itu melukai tanpa sentuhan, merusak tanpa alasan," tulis Felicia Tissue dikutip Suara.com, Minggu.
Felicia pun juga memberikan ultimatum kepada orang-orang yang menyebarkan berita hoaks tersebut.
"Untuk yang memulaikan hoaks ini, ingat, setiap kehobongan ada konsekuensinya. I will let God deal with each an every single one of you," ujarnya.
Berita Terkait
-
Dokumen Hasto Bisa jadi Bom Waktu, Rocky Gerung Sebut Connie Bakrie Pemegang Kunci Kotak Pandora, Mengapa?
-
Nyalinya Gak Kaleng-kaleng, Fedi Nuril Tantang Prabowo usai Minta Koruptor Segera Tobat: Coba Bapak Dulu Contohkan
-
Connie Bakrie Sebut Bom Waktu, Rocky Gerung Duga Dokumen Hasto Terkait Rahasia Jokowi: Indonesia Harus Bersiap-siap...
-
Habiburokhman Diserang Netizen usai Sebut Mahfud MD Orang Gagal, Janji Loncat dari Monas Diungkit Lagi!
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi