Suara.com - Serangan udara yang dilancarkan Israel ke jalur Gaza membuat Kepala Polisi Gaza Mahmoud Salah dan wakilnya, Hussam Shahwan, gugur.
Kementerian Dalam Negeri Palestina mengatakan, serangan Israel itu terjadi pada waktu fajar di Khan Younis, Kamis (2/1/2024).
Selain menewaskan kepala polisi dan wakilnya, serangan udara Zionis itu juga membunuh beberapa orang lainnya di kota itu.
Dalam pernyataannya, Kemendagri Palestina itu menuduh militer Israel "sengaja menyebarkan kekacauan di Gaza dan memperburuk penderitaan kemanusiaan warganya."
Sejauh ini, belum ada pernyataan dari otoritas Israel terkait dengan serangan udara tersebut.
Meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta gencatan senjata segera, pasukan Israel tetap melanjutkan kampanye genosidanya terhadap warga Palestina di Gaza.
Sejak pecah perang menyusul serangan lintas batas Hamas, kelompok pejuang kemerdekaan Palestina yang menguasai Gaza, pada 7 Oktober 2023, Israel sudah membunuh lebih dari 45.550 orang Palestina.
Sebagian besar korban kampanye genosida Israel di Gaza itu adalah peremouan dan anak-anak.
Pada November 2024, Mahkaman Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Baca Juga: Kepala Polisi Gaza dan Wakilnya Tewas dalam Serangan Udara Israel
Selain itu, Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas kekejamannya di wilayah kantong Palestina yang sudah diblokade Tel Aviv selama belasan tahun sebelum pecah perang 7 Oktober 2023 tersebut. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules
-
'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3
-
TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak