Suara.com - Seorang siswa berinisial N dari SMPN 1 Barunawati, Jakarta Barat, mengeluhkan soal makanan yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini sudah masuk hari kedua pelaksanaannya di Indonesia pada Selasa (7/1/2025).
Untuk hari ini, menu yang disajikan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah adalah nasi, sayur bayam, telur, pisang, dan susu. N mengaku tak menghabiskan makanan tersebut.
Sebab, telur orak-arik yang diberikan kepadanya terasa ada aroma kacang. Hal ini membuatnya tak selera dan memutuskan untuk tak menghabiskan makanannya.
"Nggak habis. Soalnya telurnya ada bau kacangnya," ujar N kepada Suara.com, Selasa (7/1/2025).
Padahal, kata N, tak ada makanan yang dibumbui dengan kacang seperti bumbu kacang pada kotak makanan yang diberikan.
"Pisang ada, bumbu kacang nggak ada," ucapnya.
Lebih lanjut, ia sendiri mengaku senang dengan program ini.
Berbeda dengan N, seorang siswa berinisial A mengaku senang dengan menu yang disajikan.
"Enak kok makanannya. Tadi habis," ungkap A.
Baca Juga: Apa Itu Food Waste? Dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis, Ini Dampaknya
Menurut A sejak uji coba dilaksanakan sebelum libur sekolah bulan lalu, susu tak selalu ada di dalam menu. Jika pun ada, maka ada salah satu sajian yang dikurangi.
Ketika hari kedua ini ia dan pelajar lainnya dapat susu, maka tak ada tahu goreng seperti yang disajikan di hari pertama.
"Biasanya kalau ada susu jadinya ada yang diganti," katanya.
Siswa lainnya berinisial S merasa makanan yang disajiikan porsinya belum membuatnya kenyang.
"Aku makannya kan banyak jadi paling bentar lagi sudah lapar," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Siswa SD Keluhkan Lauk MBG: Tak Suka Tempe dan Ayam Rasanya Aneh dan Keras
-
Dari Ayam Keras Hingga Susu Hilang, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Belum Siap?
-
Apa Itu Sad Food? Komentar Warganet ke Menu Makan Bergizi Gratis yang Tuai Pro Kontra
-
Hari Kedua Makan Bergizi Gratis di Jakbar Siswa SMP Dapat Susu, Ayam dan Tahu Goreng Hilang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT