Suara.com - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, membagikan cerita haru ketika ikut membagikan makanan bergizi gratis (MBG) di Posyandu Dahlia 2 di kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Vero mengatakan kalau MBG dapat sambutan hangat dari para ibu.
Salah satu ibu yang hadir bahkan ada yang sampai menangis karena terharu cucunya menjadi salah satu yang mendapatkan MBG.
"Ibu-ibu sangat senang, bahkan tadi ada yang sampai menangis terharu karena kebetulan itu nenek yang menjaga empat atau lima cucunya," cerita Vero kepada wartawan ditemui di kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2025).
Vero sendiri ikut terharu dengan kondisi nenek yang dia temui di posyandu tersebut. Dengan adanya pembagian MBG tersebut, Vero berharap, pemahaman masyarakat terhadap pemenuhan hak gizi anak makin meningkat.
"Bahwa anak berkualitas itu jauh lebih baik daripada punya anak banyak. Bagaimana nenek tadi menjaga cucu, sampai tadi neneknya cuma minta kepada Tuhan supaya bisa sehat dan kerja apapun yang bisa menjaga keluarga," tuturnya.
Dia menyebut kalau MBG juga menjadi program family planning yang penting untuk mengedukasi keluarga agar anak-anaknya punya kualitas lebih baik dari sisi makanan juga sekokahnya.
"Makan yang benar, bergizi, dikasih sekolah yang tinggi, sehingga program pak presiden untuk generasi (emas) 2045 bisa tercapai," ucapnya.
Pemerintah hari ini memulai program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.
Untuk di Jakarta, lokasi MBG khusus ini perdana digelar di Posyandu Anyelir 1 dan Posyandu Dahlia 2 yang ada di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.
Baca Juga: Mulai Dibagikan di Posyandu, MBG Khusus Balita hingga Bumil Beda dari Siswa, Ada Susunya!
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil BKKBN Isyana Bagoes dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia Veronica Tan yang hadir langsung ikut mendistribusikan MBG.
Berita Terkait
-
Program Makan Bergizi Gratis: Balita, Bumil dan Busui Cuma Dapat Jatah Seminggu Sekali
-
Makan Bergizi Gratis untuk Balita dan Ibu Hamil Mulai Digelar
-
Heboh! Menu Makan Bergizi Gratis 'Downgrade' di Hari Ketiga, Publik Pertanyakan Kualitas
-
Siswa SMA Kegirangan dapat Makan Bergizi Gratis, Akun Gerindra Suruh Bawa Sambal Sendiri dari Rumah
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan
-
Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?
-
Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis
-
Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan
-
Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total
-
Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi
-
Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat