Mengutip seorang diplomat yang dekat dengan negosiasi tersebut, CNN melaporkan bahwa putaran terakhir pembicaraan untuk menyelesaikan masalah apa pun dijadwalkan berlangsung di Doha pada hari Selasa. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengundang beberapa keluarga sandera untuk menemuinya pada hari yang sama, menurut Forum Sandera dan Keluarga Hilang.
Pembebasan sandera akan menjadi tahap pertama kesepakatan dan negosiasi untuk tahap kedua akan dimulai pada hari ke-16 pelaksanaan kesepakatan, yang dimaksudkan untuk mengakhiri perang.
Menurut laporan CNN, berdasarkan proposal kesepakatan gencatan senjata saat ini, selama tahap pertama, pasukan Israel akan tetap ditempatkan di sepanjang Koridor Philadelphia - sebidang tanah sempit di sepanjang perbatasan Mesir-Gaza. Kehadiran pasukan Israel di sepanjang koridor tersebut merupakan salah satu alasan mengapa kesepakatan potensial tidak dapat diselesaikan pada bulan September.
Israel juga akan mempertahankan zona penyangga di dalam Gaza di sepanjang perbatasan dengan Israel. Lebar zona penyangga tersebut belum jelas, menurut laporan CNN, Hamas menginginkan zona penyangga tersebut kembali ke ukuran sebelum 7 Oktober yaitu 300-500 meter (330-545 yard) dari garis perbatasan, sementara Israel meminta 2.000 meter.
Selain itu, penduduk Gaza utara dapat kembali dengan bebas ke utara jalur tersebut, tetapi "pengaturan keamanan" yang tidak ditentukan dilaporkan akan tetap berlaku. Menurut pejabat Israel, tahanan Palestina yang ditangkap oleh Israel, yang dianggap bertanggung jawab atas pembunuhan warga Israel, tidak akan dilepaskan ke Tepi Barat, melainkan ke Jalur Gaza atau ke luar negeri setelah adanya perjanjian dengan negara asing.
Akan ada peningkatan bantuan kemanusiaan yang signifikan ke Jalur Gaza, di mana badan-badan internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa penduduk tersebut menghadapi krisis kemanusiaan yang parah.
Israel mengizinkan bantuan masuk ke daerah kantong itu tetapi terjadi perselisihan mengenai jumlah bantuan yang diizinkan masuk serta jumlah bantuan yang sampai ke masyarakat yang membutuhkan, sementara penjarahan oleh geng kriminal menjadi masalah yang semakin meningkat.
Berita Terkait
-
Amerika Bahas Gencatan Senjata Israel-Hizbullah di Tengah Kebakaran Besar Los Angeles
-
Eksklusif: Bocoran Isi Draft Gencatan Senjata Hamas-Israel, Nasib Gaza Ditentukan!
-
Pendeta yang Ramal Penembakan Trump Kini Prediksi Gempa Dahsyat di AS
-
Heboh 2 Tentara Israel Ditangkap di Meksiko, Ada Apa?
-
Desak Netanyahu, Joe Biden Ingin Perundingan Gencatan Senjata Gaza Tercapai Sebelum Masa Jabatan Berakhir
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lawatan Selesai, Ini Rangkuman Capaian Strategis Prabowo di Inggris, Swiss dan Prancis
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza