Suara.com - Beredar di media sosial sebuah narasi yang menyebut adanya pertemuan antara Presdien Prabowo Subianto dengan Ketum PDIP yang juga mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok “MosesJoplin” pada Jumat (3/1/2024). Isi video itu menunjukkan sosok Prabowo Subianto dan Megawati Soekarno Putri yang tampak sedang bercakap-cakap.
Berikut narasi lengkap yang disampaikan dalam video tersebut:
“Menjelang tahun baru 2025 prabowo bertemu Megawati di kediaman megawati
Menurutmu bolo ?
monggo komentar sing halu komennya juga monggo
akankah megawati bergabung dengan pemerintahan Prabowo, kita tunggu saja”
Terpantau hingga Rabu (8/1/2024), video tersebut sudah disukai sebanyak 61 kali dan mendapat belasan komentar dari warganet.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Penjelasan
Tim Pemeriksa Fakta Suara.com melakukan penelusuran gambar menggunakan Yandex Image. Hasilnya, foto dan video yang sama ada di kanal YouTube Kompas TV, tepatnya dalam unggahan “Momen Megawati dan Prabowo Akrab Bercanda di Upacara HUT ke-77 TNI” yang tayang pada Oktober 2022 lalu.
Sementara itu, ketika dilakukan penelusuran melalui Google Search tidak ditemukan satupun artikel yang membahas soal pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri baik di akhir tahun 2024 maupun di awal tahun 2025.
Dalam beberapa artikel berita, seperti yang diterbitkan oleh Suara.com, Detik, maupun Tempo, pembahasan seputar pertemuan kedua tokoh tersebut masih sebatas wacana, dan belum terlaksanan baik di akhir tahun 2024 maupun di awal tahun 2025.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa video berisi klaim “momen pertemuan Megawati dan Prabowo jelang tahun baru 2025” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Berita Terkait
-
Dihadiri Prabowo, Kadin Kubu Anindya Bakrie Bakal Dikukuhkan Besok
-
Lebih Rumit dari Perkiraan, Peresmian Danantara Terus Molor
-
PDIP Kembali Bicara Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo: Tak Ada Kaitan dengan Kursi Kabinet
-
Dukung Prabowo Agar Harvey Moeis Divonis 50 Tahun, Mahfud MD: Masa Negara Didikte Cecunguk-cecunguk? Terluka Saya!
-
Mengenal Aktor Amerika Steven Seagal, Berkawan Lama dengan Prabowo hingga Vladimir Putin
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar