Suara.com - Sebuah momen unik terjadi di sela-sela World Future Energy Summit pada Rabu (17/1) ketika Perdana Menteri Albania, Edi Rama, memberikan kejutan spesial untuk Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, yang tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-48.
Di hadapan para pemimpin dunia, Rama dengan penuh kehangatan berlutut sembari menyerahkan sebuah syal indah kepada Meloni, lalu menyanyikan lagu ulang tahun khas Italia, "Tanti Auguri."
Yang membuat hadiah itu semakin istimewa, syal tersebut dirancang oleh seorang desainer Italia yang kini menetap di Albania—sebuah simbol kuat dari hubungan budaya yang erat antara kedua negara.
Meski berasal dari spektrum politik yang berbeda—Meloni memimpin partai sayap kanan Brothers of Italy, sementara Rama berasal dari Partai Sosialis Albania—kedua pemimpin ini telah menjalin kerja sama yang erat.
Salah satu bukti nyata dari hubungan baik mereka adalah perjanjian migrasi yang ditandatangani tahun lalu. Kesepakatan itu mengizinkan Italia untuk mengalihkan sebagian migran yang diselamatkan di laut ke pusat penahanan di Albania.
Walaupun fasilitas tersebut saat ini belum beroperasi karena tantangan hukum, kesepakatan ini mencerminkan niat baik kedua pemimpin untuk bekerja sama dalam isu-isu penting.
Selain momen perayaan ulang tahun, pertemuan Rama dan Meloni di Abu Dhabi juga menandai pencapaian besar dalam sektor energi terbarukan.
Italia, Albania, dan Uni Emirat Arab resmi menandatangani kesepakatan senilai setidaknya 1 miliar euro (sekitar Rp16 triliun) untuk membangun jaringan interkoneksi bawah laut di Laut Adriatik.
Proyek ambisius ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur energi hijau, mempercepat transisi ke energi berkelanjutan, dan mengurangi emisi karbon di kawasan tersebut.
Baca Juga: WNI Perempuan Asal Medan Tewas Dibunuh Suami Di Albania
Dengan proyek energi hijau ini, baik Italia maupun Albania diharapkan bisa menjadi pionir dalam pengembangan energi berkelanjutan di Eropa dan sekitarnya.
Berita Terkait
-
WNI Perempuan Asal Medan Tewas Dibunuh Suami Di Albania
-
Jelang Akhir Klasemen, 5 Negara Angkat Kaki dari Euro 2024
-
Spanyol Sapu Bersih Kemenangan Grup B Euro 2024, Luis de la Fuente: Kami Tak Boleh Jemawa
-
Albania vs Spanyol: Adu Gengsi dan Ambisi, La Furia Roja Bakal Tampil Beda
-
Sudah Pasti Lolos 16 Besar dan Juara Grup, Ini Respons Luis de la Fuente soal Spanyol Rotasi Pemain Kontra Albania
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas