Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video dengan narasi yang menyebut makan bergizi gratis sebabkan siswa muntah. Video tersebut muncul di kanal YouTube “KOPI POLITIK”, dengan narasi sebagai berikut:
BIKIN SISWA MUNTAH-MUNTAH !! TERBONGKAR MENU MAKAN BERGIZI GRATIS PRABOWO-GIBRAN BUSUK DAN BASI
BREAKING NEWS
MENU BUSUK DAN BASI
WARGA NGAMUK MAKAN SIANG GRATIS BIKIN SISWA MUNTAH
Klaim diperkuat dengan sampul foto (thumbnail) yang menampilkan Gibran diamuk warga.
Sejak diunggah pada Sabtu (11/1/2025), video itu telah ditonton lebih dari 7.700 kali per Rabu (15/1/2025).
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Siswa Komplain Menu Makan Bergizi Gratis: Pak Prabowo Jahe Ku Dapat, Ngerinya
Melansir TurnBackHoax, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “menu makan siang gratis bikin siswa muntah” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang mendukung kebenaran narasi tersebut.
Ditelusuri juga sampul foto video lewat Google Lens. Hingga diketahui bahwa foto tersebut berasal dari momen Gibran kampanye sambil bagi-bagi susu di Tangerang, Senin (4/12/2023).
Foto dalam konten yang disebarkan oleh kanal YouTube “KOPI POLITIK” juga dimanipulasi dengan menambahkan gambar warga yang tampak sedang marah.
Sementara itu, gambar asli dimuat dalam pemberitaan merdeka.com “Kampanye sambil Bagi-Bagi Susu, Gibran Dikenalkan Airin ke Warga Tangerang”.
Video berdurasi 11 menit 02 detik tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan. Narator dalam video membacakan ulang berita ayoindonesia.com “Warganet Bongkar Busuknya Eksekusi Makan Bergizi Gratis, Menu Tak Layak hingga Anggaran Jadi Sorotan: Kasihan Anak-anak Kita” yang tayang Jumat (10/1/2024).
Kesimpulan
Berdasarakan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa video dengan narasi “menu makan siang gratis bikin siswa muntah” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Jadi Anggota
-
Sederet Kontroversi Deddy Corbuzier, Kini Semprot Siswa yang Bilang Rasa MBG Kurang Enak
-
Cek Fakta: Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Brunei Darussalam
-
Siswa Komplain Menu Makan Bergizi Gratis: Pak Prabowo Jahe Ku Dapat, Ngerinya
-
Tinjau Langsung Dapur MBG, Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Sertifikasi Halal
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP
-
Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik
-
Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?
-
Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur
-
IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan