Suara.com - Komika, Pandji Pragiwaksono ikut menanggapi soal Menteri Dikti Saintek, Satryo Brodjonegoro yang didemo oleh anak buahnya sendiri karena disebut arogan dan kerap bersikap kasar. Lewat cuitannya, Pandji memberikan komentar menohok saat menanggapi foto yang menampilkan spanduk yang dipasang ratusan aparatur sipil negara (ASN) ketika menggeruduk kantor mereka sendiri pada hari ini.
Adapun foto terkait spanduk para pendemo tersebut bertuliskan: "Pak Presiden, Selamatkan Kami Dari Menteri Pemarah, Suka Main Tampar, Dan Main Pecat."
Tampak pesan dalam spanduk itu ditunjukan kepada Presiden Prabowo Subianto yang diminta untuk menolong para ASN Kementerian Dikti Saintek atas perbuatan Menteri Satryo yang dianggap arogan.
Menanggapi soal foto spanduk itu, Pandji pun memberikan komentar yan cukup menohok.
Lewat cuitannya, Pandji seolah menggambarkan sikap presiden menanggapi tuntutan ASN Kemendikti Saintek yang minta tolong agar diselamatkan dengan sikap arogan Satryo.
"Kata Presiden: "Lah… mirip," tulis Pandji dikutip Suara.com, Senin (20/1/2025).
Cuitan Pandji yang menggubris soal Menteri Satryo yang didemo pegawainya sendiri turut diramaikan netizen dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen justru mengamini cuitan Pandji soal karakter para pejabat di kabinet Prabowo.
"Toxic semua gak ada yg beres," tulis akun @san******* disertai foto demo para ASN Kemendikti Saintek.
"Menteri nya si gemoy ga ada yang bener.... blm juga ada 1 semeter banyak yang remidi kelakuannya milihnya sambil merem apa gimana dah wowo," sindir akun @En******.
Baca Juga: Didemo Pegawai Sendiri, DPR Bakal Usut Kasus Mendikti Saintek Satryo Diduga Suka Tampar Anak Buah
"Emang Problematik ini Pemerintahan, dari awal aja dah salah jalan. Sekarang kebingungan," timpal akun @5l***** disertai emoji tangis.
Sebelumnya diberitakan, ratusan pegawai ASN Kemendikti Saintek mendemo Menteri Satryo Brodjonegoro. Kantor sang menteri pun digeruduk oleh anak buahnya pada Senin pagi.
Demonstrasi itu digelar puluhan PNS karena menanggap jika sikap Menteri Satryo arogan. Bahkan, Satryo disebut kerap bertindak kasar kepada pegawai yang bekerja di Kemendikti Saintek.
Para pendemo pun tampak membawa spanduk yang berisi tuntutan mereka. Spanduk itu di antaranya bertuliskan; "Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri" dan "Pak Presiden, Selamatkan Kami Dari Menteri Pemarah, Suka Main Tampar Dan Main Pecat."
Berita Terkait
-
Didemo Pegawai Sendiri, DPR Bakal Usut Kasus Mendikti Saintek Satryo Diduga Suka Tampar Anak Buah
-
Deddy Corbuzier Dicap Buzzer Linglung, Eks Anak Buah Sri Mulyani: Ntar Turun Pangkat Lho!
-
Pengakuan soal Mobil RI 36 Bikin Dongkol, Mahfud MD Sebut Raffi Ahmad Pejabat Tak Jujur: Negara Kok jadi Kampungan
-
Dukung Prabowo Agar Harvey Moeis Divonis 50 Tahun, Mahfud MD: Masa Negara Didikte Cecunguk-cecunguk? Terluka Saya!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan