Keputusan untuk menarik diri melemahkan pengaruh Amerika, meningkatkan risiko pandemi yang mematikan, dan membuat kita semua kurang aman. Yang lain memperingatkan bahwa dengan menarik diri dari organisasi tersebut, Amerika Serikat akan kehilangan akses istimewa ke data pengawasan epidemi penting yang dapat membahayakan kapasitas untuk memantau dan mencegah ancaman kesehatan dari luar negeri.
"Alih-alih menjadi yang pertama menerima vaksin, kami akan berada di barisan paling belakang," tulis Lawrence Gostin, profesor hukum kesehatan masyarakat di Universitas Georgetown, pada X.
"Penarikan diri dari WHO menimbulkan luka yang dalam pada keamanan AS & keunggulan kompetitif kami dalam inovasi."
Waktu penarikan diri AS terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas potensi pandemi dari wabah flu burung (H5N1) saat ini, yang telah menginfeksi puluhan orang dan merenggut satu nyawa di Amerika Serikat.
Sementara itu, negara-negara anggota WHO termasuk Indonesia telah merundingkan perjanjian pertama di dunia tentang pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons pandemi sejak akhir 2021, negosiasi sekarang tampaknya akan dilanjutkan tanpa partisipasi AS.
Berita Terkait
-
75 Hari Penangguhan, Trump Buka Jalan Baru untuk TikTok dan ByteDance
-
Putin-Xi Perkuat Aliansi Strategis Pasca Pelantikan Trump: Sinyal Tantangan Baru bagi AS?
-
Kenakan Hoodie dan Celana Pendek, Senator Fetterman Curi Perhatian di Pelantikan Trump
-
Trump Lakukan Pemecatan Masal, Lebih dari 1.000 Pejabat Era Biden Akan Disapu Bersih
-
Elon Musk Bantah Lakukan Salam Nazi saat Pelantikan Donald Trump: Ini Sudah Sangat Usang!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung