Para pejabat di ibu kota negara bagian Sacramento telah khawatir selama beberapa waktu.
Tahun lalu Komisaris Asuransi Ricardo Lara memperkenalkan reformasi yang bertujuan untuk mendorong perusahaan untuk kembali beroperasi, termasuk memberi mereka lebih banyak keleluasaan untuk menaikkan premi mereka agar lebih sesuai dengan biaya mereka.
Namun kebakaran besar dan pasti sangat mahal yang terjadi di musim hujan California, tidak turun hujan selama delapan bulan di sekitar Los Angeles, telah memperkuat gagasan bahwa negara bagian itu menjadi tidak dapat diasuransikan.
"Saya tidak tahu sekarang, karena... ketakutan terbesar saya adalah bahwa kita akan mengalami bencana seperti ini," kata Lara kepada San Francisco Chronicle pada akhir pekan.
Bahkan perusahaan asuransi pilihan terakhir yang diamanatkan negara, sebuah skema yang dirancang untuk menyediakan perlindungan dasar bagi mereka yang tidak dapat masuk ke sektor swasta, bisa jadi sedang berjuang.
Rencana FAIR California dibuat pada tahun 1968 dan didukung oleh setiap perusahaan asuransi yang beroperasi di negara bagian tersebut, sebagai persyaratan lisensi mereka untuk beroperasi.
Namun, jumlah orang yang sekarang menggunakan skema tersebut berarti cadangannya yang sebesar $200 juta menjadi sangat kecil dibandingkan dengan kewajibannya. (Sektor reasuransi membantu menjaga likuiditasnya.)
Dengan kerugian besar yang diperkirakan dari kebakaran Palisades dan Eaton yang akan menguji sektor asuransi lebih jauh, California telah mengeluarkan dekrit yang melarang perusahaan untuk meninggalkan pelanggan atau menolak untuk memperbaruinya di area tertentu yang terkena dampak, selama satu tahun.
Itu hanyalah sedikit penghiburan bagi Gabrielle Gottlieb, yang rumahnya di Pacific Palisades selamat dari kebakaran. "Perusahaan asuransi saya telah memutuskan banyak teman saya... dan saya khawatir mereka juga akan memutuskan saya juga pada akhirnya," katanya kepada AFP.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam Kebakaran Hotel di Turki Tewaskan 76 Orang, Korban Lompat dari Jendela
"Mereka pada dasarnya sudah mengatakan bahwa 'semoga beruntung setelah setahun!'"
Bahkan dalam skenario terbaik, asuransi rumah tampaknya akan jauh lebih mahal di California, karena reformasi negara bagian memungkinkan kenaikan harga di tempat-tempat yang lebih rentan terhadap kebakaran hutan.
"Harga real estat dan pajak sudah sangat tinggi di California," kata Robert Spoeri, pemilik rumah di Pacific Palisades yang diputuskan oleh perusahaan asuransinya tahun lalu.
"Jika asuransi semakin mahal, siapa yang mau tinggal di negara bagian ini?"
Berita Terkait
-
Sosok Pemilik Glodok Plaza yang Kebakaran Hebat, Ternyata Bukan Kasus Pertama
-
Renggut Banyak Nyawa, Damkar Soroti Pengelola Glodok Plaza: Lelet Lapor hingga Alat Kebakaran Malfungsi
-
Glodok Plaza Saksi Bisu Sejarah Jakarta: Dari Penjara VOC Hingga Rencana Jadi 'Experience Mall'
-
9 Orang Ditahan terkait Kebakaran Hotel Tewaskan 76 Orang di Turki
-
Detik-detik Mencekam Kebakaran Hotel di Turki Tewaskan 76 Orang, Korban Lompat dari Jendela
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
Terkini
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Terjaring OTT dan Resmi Ditahan KPK, Kepala Pajak Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap
-
Gandeng Lembaga Riset Negara, Pemkab Sumbawa Akhiri Polemik Komunitas Cek Bocek
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan