Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video yang dinarasikan sebagai aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh warga China kepada anak di pulau Rempang.
Video tersebut diunggah oleh Akun Facebook “Handri Kampai Bendang” pada Selasa (21/01/2025).
Pria yang disebut berkewarganegaraan China itu tampak menendang dalam kondisi tangan korban terikat. Terdengar pelaku penendangan berbicara dengan bahasa Melayu.
Dinarasikan pula bahwa aksi bermula ketika anak SMP yang pulang dari sekolah sedang mempertahankan rumahnya yang akan dirobohkan paksa oleh China. Akun tersebut mempertanyakan kebenaran dari kejadian itu, dengan narasi sebagai berikut:
Apakah benar kejadian seperti tulisan dinawah ini :
Kejadian ini di Tanah Rempang yg tanah nya di Rampas Oleh Oligarki di lindungi Rezim Jokowi. di Rempang..anak SMP Pulang dri Skolah Mempertahankan Rumah nya yg akan di Robohkan paksa Oleh Cina..dia tdk mau pergi lalu di seret ke luar di hajar Oleh Warga Cina yg sdh di buatkan KTP Non Pribumi…!
Bagaimana Jk itu terjadi pd anak Cucu kt yg akan dtg..itu blm seberapa Cina Menghajarnya Tp bsk klo sdh Menguasai Indonesia akan lebih Kejam lagi. Bagai mana Jk itu terjadi korban nya anak Cucumu Yg tdk tau apa2..
Wahai Para Pemuja2 Jokowi..para Anthek2 Jokowi para Penjilat2. Hidup mu di akirat sdh Ikut tanggung Jawap Pemimpin yg kau Pilih di Siksa di Neraka..anak Cucumu di Perlakukan Sperti itu Oleh asing Cina Penjajah Ibu Pertiwi?
Terpantau pada hari Senin (27/01/2025) video tersebut sudah dilihat lebih dari 2,5 ribu kali.
Baca Juga: Bantah Senjata Dicuri TPNPB-OPM, Polri: Hoaks, Bagian dari Propaganda
Lantas benarkah narasi tersebut?
Penjelasan
Melansir TurnBackHoax, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo telah melakukan pencarian dengan menggunakan alat “InVid” untuk memilih bingkai gambar yang akan digunakan untuk menelusuri potongan video.
Dari upaya pengecekan fakta tersebut ditemukan artikel dari medcom.id berjudul “[Cek Fakta] Pria Tiongkok Tendang Wajah Anak Indonesia? Ini Faktanya” yang tayang Sabtu (10/07/2021).
Konteks asli video tersebut diduga terjadi di Malaysia dan sudah viral sejak tahun 2014. Tangkapan layar video tersebut salah satunya diunggah oleh warganet asal Malaysia di situs blog darulehsantoday.blogspot.com.
Penulis blog itu menyoroti sejumlah kasus di Malaysia yang terkesan tidak adil. Penulis mengkritik pria penganiaya dalam video tersebut masih bebas.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Ribuan Warga LA Jadi Mualaf usai Lihat Lafadz Allah di Langit
-
Cek Fakta: Pendaftaran BPJS Kesehatan Gratis
-
Cek Fakta: Potret Bandar Udara Sanaa di Yaman usai Terkena Serangan dari Israel
-
Cek Fakta: Taylor Swift Sebut Kebakaran LA Sebagai Hukuman bagi Kelompok Pro-Israel
-
Bantah Senjata Dicuri TPNPB-OPM, Polri: Hoaks, Bagian dari Propaganda
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
7 Hal Penting Terkait Dicopotnya Dezi Setiapermana dari Jabatan Kajari Magetan
-
Sampah Sisa Banjir Menumpuk di Kembangan, Wali Kota Jakbar: Proses Angkut ke Bantar Gebang
-
Diperiksa 8 Jam Soal Kasus Korupsi Haji, Eks Stafsus Menag Irit Bicara
-
Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Panglima TNI Minta Maaf atas Insiden Truk TNI Himpit Dua Polisi Hingga Tewas
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu
-
Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif
-
Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III
-
Tito Pastikan Proses Belajar Mengajar di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen
-
Periksa Enam Orang Saksi, Polisi Pastikan Reza Arap Ada di TKP saat Kematian Lula Lahfah