Suara.com - Lebih dari 81.000 warga Suriah telah kembali ke negara asal mereka dari Turki di bawah pemerintahan baru di Damaskus, menurut pernyataan Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya.
Saat ini, terdapat lebih dari 2.870.000 pengungsi Suriah yang tinggal di Turki.
"Dari 9 Desember hingga saat ini, 81.576 warga Suriah telah kembali secara sukarela ke SAR (Republik Arab Suriah)," jelas Yerlikaya di Ankara pada Rabu.
Sejak tahun 2017, lebih dari 821.000 warga Suriah telah kembali ke rumah mereka dari Turki secara sukarela, tambahnya.
Di awal Januari, Yerlikaya mengungkapkan bahwa sebelum pergantian pemerintahan di Damaskus, rata-rata 11.000 warga Suriah meninggalkan Turki setiap bulan.
Menteri tersebut mencatat bahwa angka ini kini telah meningkat secara signifikan.
Sebanyak enam pos pemeriksaan telah dibuka di sisi Turki untuk memfasilitasi kepulangan warga Suriah ke tanah air mereka.
Sebagian besar pengungsi yang kembali berasal dari provinsi perbatasan Turki, yaitu Gaziantep dan Hatay, serta dari Istanbul.
Secara keseluruhan, data resmi menunjukkan bahwa ada sekitar setengah juta warga Suriah di provinsi Istanbul.
Baca Juga: Pelatih Suriah Bongkar Alasan Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Negaranya: Mereka Tidak...
Berita Terkait
-
Tantangan Baru di Timur Tengah, Israel Perkuat Cengkeraman di Dataran Tinggi Golan
-
Uniknya Akun Timnas Indonesia: Kalau Menang Posting, Kalau Kalah Tidak
-
Jens Raven: Kondisi Saya Semakin Membaik
-
Indra Sjafri Tegaskan Timnas Indonesia U-20 Sudah Main Bagus, tapi...
-
Pelatih Suriah Bongkar Alasan Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Negaranya: Mereka Tidak...
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah