Suara.com - Seorang bocah berusia 10 tahun mendapat julukan "superhero" setelah secara heroik melindungi adiknya saat sebuah pesawat ambulans jatuh di jalanan yang sibuk.
Andre Howard, bocah pemberani tersebut, sedang duduk di dalam mobil bersama ayah dan dua saudara kandungnya ketika pesawat medis itu mendadak menghantam tanah. Dalam hitungan detik sebelum serpihan logam beterbangan ke segala arah, Andre berteriak kepada adiknya, "Turun!", sembari menariknya ke dalam pelukan. Sayangnya, justru Andre yang terkena hantaman puing, dengan potongan logam yang tertancap di kepalanya.
Ayahnya, Andre Howard Sr., mengenang momen mencekam tersebut.
“Saat saya mendengar kaca pecah, saya menoleh dan melihat ada serpihan logam menancap di kepala anak saya,” katanya kepada ABC 6 Action News.
Seorang petugas kepolisian yang melihat kejadian itu segera membawa Andre kecil ke Rumah Sakit Jefferson Torresdale, di mana tim medis langsung melakukan operasi. Menurut sang ayah, dokter sempat memberi peringatan bahwa kondisi Andre sangat kritis dan kemungkinan bertahan hidupnya kecil.
“Mereka bilang, ‘Kami tidak menangani trauma anak-anak di sini.’ Tapi mereka tetap berusaha, dan itu semua berkat Tuhan,” ujar Howard Sr.
Meski mengalami cedera serius, Andre kini dalam masa pemulihan dan menunjukkan ketangguhan luar biasa. Ibunya, Lashawn Hamiel, tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya.
“Dia kuat. Dia sedang berjuang melewatinya. Dia anak yang periang, suka bercanda, tapi dia juga sangat kuat. Dia pahlawan kami,” ungkapnya.
Sementara itu, insiden kecelakaan tragis ini menelan tujuh korban jiwa. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengonfirmasi bahwa enam orang yang berada di dalam pesawat, yang merupakan jet medis asal Meksiko, semuanya tewas. Seorang warga sipil di darat juga menjadi korban jiwa akibat kejadian ini.
Baca Juga: Calon Dirtek Timnas Indonesia Simon Tahamata Lolos dari Kecelakaan Pesawat
Pesawat kecil itu jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Philadelphia Timur Laut, menciptakan bola api raksasa yang mengakibatkan kehancuran di daerah pemukiman padat. Sedikitnya 19 orang mengalami luka-luka, meskipun sebagian besar telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Pihak berwenang hingga kini masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Adam Thiel, Direktur Manajemen Kota Philadelphia, menyatakan bahwa mungkin perlu waktu beberapa hari atau lebih lama untuk mendapatkan data lengkap mengenai jumlah korban tewas dan luka di lokasi kejadian.
Presiden Sheinbaum menyampaikan belasungkawa melalui unggahan di Twitter (X) pada Sabtu pagi.
“Saya berduka atas meninggalnya enam warga Meksiko dalam kecelakaan udara di Philadelphia, Amerika Serikat. Otoritas konsuler terus berkomunikasi dengan keluarga korban, dan saya telah meminta Menteri Luar Negeri untuk memberikan dukungan yang diperlukan. Solidaritas saya untuk keluarga dan teman-teman mereka,” tulisnya.
Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti tragedi yang mengguncang Philadelphia ini.
Berita Terkait
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia Simon Tahamata Lolos dari Kecelakaan Pesawat
-
Pesawat Ambulans Jatuh di Philadelphia, Sedang Bawa Pasien Anak Sakit
-
Pesan Terakhir Pilot American Airlines Sebelum Kecelakaan Tragis di Washington DC
-
Pesawat Medis Mengangkut 6 Orang Jatuh di Philadelphia, Begini Kondisinya
-
Dua Warga Negara China Tewas dalam Kecelakaan Udara di Washington
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana