Suara.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pelepasliaran Elang Ular bido. Ada sebanyak 2 Elang dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
Adapun kegiatan tersebut dilakukan di wilayah Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas, TNGGP, Sabtu (8/2/2025).
Dalam pelepasliaran ini Raja Antoni dampingi oleh Wamensesneg Juri Ardiantoro, Wamenhut Sulaiman Umar, beserta jajaran Kementerian Kehutanan.
"Saat ini saya berada di Gunung Gede Pangrango, melepasliarkan 2 elang ke alam," Raja Antoni dalam keterangannya, Sabtu malam.
Ia menjelaskan, dua elang tersebut dilepas liarkan usai dilakukan rehabilitasi. Satu elang ini merupakan hasil serahan sukarela warga yang dititip rawatkan oleh KSDA Wilayah II Soreang ke Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK).
Sementara itu, satu ekor elang lainnya hasil penyelamatan alam yang kemudian dibawa ke PKEK.
"Yang satu diserahkan dari masyarakat, satu lagi ditemukan di alam. Setelah diobati sekarang," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Raja Antoni juga melakukan penanaman bibit pohon kayu manglid.
Untuk diketahui, Elang ini merupakan species Spilornis Cheela dengan nama lokal Elang-ular bido. Kedua elang telah mendapatkan proses rehabilitasi meliputi proses pemeriksaan dan pemulihan kesehatan dengan pemberian vitamin dan nutrisi.
Baca Juga: Indonesia Darurat Kepunahan, Mampukah Kita Selamatkan Puspa dan Satwa?
Berita Terkait
-
Anggaran Kemenhut Kena Pangkas 29,3 Persen, Raja Juli Klaim Tak Berdampak ke Operasional
-
Di Depan DPR, Menhut Raja Beberkan Tengah Siapkan Regulasi Agar Perdagangan Karbon Bisa Dilakukan
-
Usai Dicecar DPR Soal Rencana Ubah Hutan Cadangan Jadi Area Pertanian, Menhut Bantah Mau Deforestasi
-
Komisi IV DPR Cecar Menhut Raja Juli soal Rencana Ubah Hutan Cadangan 20,6 Hektare: Harus Ada Kajian Mendalam Pak!
-
Indonesia Darurat Kepunahan, Mampukah Kita Selamatkan Puspa dan Satwa?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ciputra Life Cetak Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Melonjak 53 Persen
-
10 Penyebab Kulit Wajah Terasa Makin Kering dan Kusam saat Memasuki Usia 30
-
Bayar Rp650 Juta Tidak Lulus, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Disulap Jadi Proyek Cat Gedung
-
Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Tembus Rp2,74 Juta per Gram
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Ulasan Novel Purple Prose, Menyembuhkan Luka Dalam Bayangan Kehilangan
-
Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
-
Menyusuri Jejak Prajurit Diponegoro di Masjid Baiturrahman Kediri
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung