Suara.com - Beredar unggahan di akun Facebook “Febri Cuarius Ikranegara” pada Sabtu (14/12/2024) yang menampilkan tangkapan layar artikel berjudul “Tidak Ada Haji Tahun Ini, Menag Yaqut Sebut Uang Haji Untuk IKN?”. Unggahan ini juga menyertakan narasi yang menuduh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menggunakan dana haji untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan menutupi keberadaannya.
“Mengingat tahun 2022 dengan tidak adanya ibadah haji… Inilah fakta bahwa uang haji di kuras habis Jokwoi dan tumbal segala Menag. Kini Yaqult rasanya sedang di Harun masikhu… di umpetin Jokowi. Kejar Yaqult untuk mempertanggungjawabkan uang Haji dan tangkap Jokowi…” narasi dalam unggahan tersebut.
Unggahan itupun telah dibagikan ulang sebanyak 15 kali hingga Sabtu (18/01/2025). Namun, benarkah klaim tersebut?
Pemeriksaan Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan kata kunci “Tidak Ada Haji Tahun Ini, Menag Yaqut Sebut Uang Haji Untuk IKN”. Hasil pencarian menunjukkan tidak ditemukan artikel dengan judul yang sesuai dengan unggahan tersebut.
Selanjutnya, menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa gambar tangkapan layar dalam unggahan tersebut identik dengan artikel yang diterbitkan oleh beberapa media nasional. Salah satu artikel yang cocok adalah berita dari Jember Network yang terbit pada 1 April 2022 berjudul “SAH!! Kemenag Tetapkan 12 Panduan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan 2022, Yaqut: Pejabat ASN Tidak Boleh Bukber”. Ini menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan telah dimanipulasi untuk menyebarkan informasi yang salah.
Lebih lanjut, pencarian dengan kata kunci “tidak ada haji tahun 2022” mengarah pada sejumlah pemberitaan dari media nasional. Salah satunya adalah artikel Kompas berjudul “Info Haji 2022: Kuota, Biaya, hingga Jadwal Keberangkatan” yang terbit pada Mei 2022.
Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa Indonesia tetap memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2022 setelah sempat ditunda akibat pandemi Covid-19. Dengan demikian, klaim bahwa tidak ada ibadah haji pada 2022 adalah keliru.
Sebelumnya, TurnBackHoax juga pernah mengupas klaim serupa dalam artikel berjudul “[SALAH] Menag Minta Masyarakat Ikhlaskan Dana Haji Dipakai Pemerintah untuk IKN” (Mei 2022) dan “[SALAH] Dulu Dana Haji Dipakai Infrastruktur, Sekarang Menteri Agama Minta Dana Haji Dipakai untuk IKN” (Juni 2024). Kedua artikel tersebut membantah klaim bahwa dana haji digunakan untuk proyek IKN.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Tanggapi Pernyataan 'Plin-Plan' Jokowi Soal IKN: Kehilangan Pegangan...
Kesimpulan
Unggahan yang menyatakan bahwa dana haji 2022 digunakan untuk pembangunan IKN adalah konten menyesatkan (misleading content). Tidak ada bukti atau pernyataan resmi yang mendukung klaim tersebut. Fakta yang ditemukan menunjukkan bahwa Indonesia tetap memberangkatkan jemaah haji pada 2022 dan tidak ada penggunaan dana haji untuk proyek IKN sebagaimana yang dinarasikan dalam unggahan.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Pastikan untuk selalu memverifikasi informasi dari sumber resmi dan kredibel sebelum mempercayainya.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Tanggapi Pernyataan 'Plin-Plan' Jokowi Soal IKN: Kehilangan Pegangan...
-
IKN Terancam Mangrak, Mirisnya Jejak Digital Artis yang Promosi: Singgung Kemewahan
-
Anggaran IKN 2025 Diblokir, Istana: Bukan Berarti Tidak Ada
-
Pandji Pragiwaksono Sentil Jawaban Jokowi Soal Setopnya Dana IKN: Saya Juga Bingung
-
Pendidikan Kunto Aji, Diduga Berani Sentil Jokowi soal IKN sampai Menteri Bahlil gegara Kisruh LPG
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau