Suara.com - Militer Israel mengatakan telah menyerang dua orang di Jalur Gaza selatan yang menerbangkan pesawat nirawak.
Dikatakan Rabu bahwa pesawat nirawak itu terlihat memasuki Gaza dari Israel setelah sebelumnya ada upaya menggunakan pesawat nirawak untuk menyelundupkan senjata.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan seorang pria berusia 44 tahun tewas dalam serangan Israel di dekat kota selatan Rafah pada Rabu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Munir al-Bursh, direktur jenderal kementerian, mengatakan Selasa bahwa sedikitnya 92 warga Palestina tewas dan lebih dari 800 orang terluka oleh tembakan Israel sejak gencatan senjata yang rapuh itu berlaku bulan lalu.
Militer Israel mengatakan telah menembaki orang-orang yang mendekati pasukannya atau memasuki wilayah tertentu yang melanggar gencatan senjata.
Hamas mengancam akan menunda pembebasan sandera berikutnya, menuduh Israel melanggar perjanjian dengan menembaki orang-orang dan tidak mengizinkan sejumlah tenda, tempat berlindung, dan bantuan vital lainnya memasuki wilayah itu.
Israel, dengan dukungan Presiden Donald Trump, telah memperingatkan bahwa mereka akan melanjutkan pertempuran jika sandera tidak dibebaskan pada hari Sabtu.
Berita Terkait
-
Peringatan Keras Liga Arab: Rencana Trump soal Gaza Ancam Picu Perang Regional Baru
-
Prabowo-Erdogan Sepakat, Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditunda Lagi
-
China Kecam Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza: Pemindahan Paksa!
-
KTT Darurat Liga Arab: Solusi Tandingan Rencana Kontroversial Trump untuk Palestina
-
Houthi Ancam Serang Israel Jika Gaza Diserang Lagi!
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok