Suara.com - Tiongkok pada hari Rabu menegaskan kembali penentangannya terhadap apa yang disebutnya "pemindahan paksa" warga Palestina ketika ditanya tentang rencana Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan penduduk Gaza ke tempat lain.
"Gaza adalah milik Palestina dan merupakan bagian integral dari wilayah Palestina... Kami menentang pemindahan paksa warga Gaza," kata juru bicara kementerian luar negeri Guo Jiakun dalam jumpa pers rutin.
Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia berkomitmen untuk membeli dan memiliki Gaza, tetapi dapat mengizinkan beberapa bagian dari jalur yang dikepung itu dibangun kembali oleh negara-negara lain di Asia Barat.
“Saya berkomitmen untuk membeli dan memiliki Gaza. Sejauh kita membangunnya kembali, kita dapat memberikannya kepada negara-negara lain di [Asia Barat] untuk membangun beberapa bagiannya, orang lain dapat melakukannya, melalui naungan kita. Tetapi kita berkomitmen untuk memilikinya, mengambilnya, dan memastikan bahwa Hamas tidak mundur.”
“Tidak ada yang bisa dipindah kembali. Tempat itu adalah lokasi pembongkaran. Sisanya akan dihancurkan. Semuanya dihancurkan,” tambahnya.
Trump telah melontarkan gagasan AS untuk mengambil alih Gaza sejak ia menjabat pada tanggal 20 Januari. Pernyataan-pernyataannya yang gegabah telah disambut dengan gelombang kecaman dari Asia Barat dan bagian-bagian lain dunia.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Minggu bahwa tidak ada kekuatan yang dapat memaksa warga Gaza keluar dari tanah air "abadi" mereka, karena Gaza, Tepi Barat, dan Timur al-Quds adalah milik Palestina.
"Tidak ada kekuatan yang dapat memaksa orang-orang Gaza keluar dari tanah air abadi mereka yang telah mereka huni selama ribuan tahun. Palestina, termasuk Gaza, Tepi Barat, dan Timur [al-Quds], adalah milik Palestina," kata Erdogan kepada wartawan sebelum berangkat dari Istanbul menuju Malaysia.
Ia mengatakan usulan presiden AS tentang Gaza, yang dibuat di bawah tekanan Israel, tidak layak dibicarakan. "Upaya-upaya ini sama sekali sia-sia dan tidak ada gunanya," tambahnya.
Baca Juga: Kritik Kebijakan Trump, Inspektur Jenderal USAID Dipecat: Ada Apa di Baliknya?
Berita Terkait
-
KTT Darurat Liga Arab: Solusi Tandingan Rencana Kontroversial Trump untuk Palestina
-
Houthi Ancam Serang Israel Jika Gaza Diserang Lagi!
-
Arab Peringatkan Trump, Rencananya untuk Gaza Bisa Picu Konflik di Timur Tengah
-
AS: Hamas Tak Boleh Kuasai Gaza Lagi!
-
Kritik Kebijakan Trump, Inspektur Jenderal USAID Dipecat: Ada Apa di Baliknya?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran