Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Rano Karno, menegaskan bahwa dirinya tidak menginginkan adanya arak-arakan dalam prosesi pelantikan dirinya bersama Pramono Anung sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 20 Februari mendatang.
Pria yang akrab disapa Bang Doel ini menyampaikan bahwa dirinya dan Pramono hanya akan mengikuti rangkaian acara pelantikan, serah terima jabatan, dan menyampaikan pidato pertama dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta.
"Pak Gubernur (Pramono) sudah menegaskan bahwa kita tidak perlu ada arak-arakan," ujar Doel usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Minggu (16/2/2025).
Ia menjelaskan bahwa setelah prosesi pelantikan di Istana, mereka akan melanjutkan ke Balai Kota untuk serah terima jabatan (sertijab), kemudian menghadiri rapat paripurna di DPRD.
"Setelah itu, paripurna di DPRD. Hanya itu saja, tidak perlu ada arak-arakan," tambahnya.
Doel juga menegaskan bahwa setelah dilantik, ia dan Pramono akan langsung bekerja. Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah mengumpulkan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menyelaraskan program kerja sesuai dengan janji kampanye mereka.
"Dengan demikian, semua dinas sudah memahami visi dan misi kami, serta program kerja 100 hari ke depan. Jika ada yang tidak bisa mengikuti, kami akan lakukan evaluasi," jelasnya.
Salah satu program prioritas dalam 100 hari pertama adalah penanggulangan banjir. Doel mengungkapkan bahwa dirinya sudah meninjau sejumlah waduk di Jakarta guna menentukan langkah strategis.
"Melihat situasi tersebut, program 100 hari kerja kami mencakup pengerukan sungai yang akan segera kami laksanakan," tegasnya.
Baca Juga: Bang Doel Cek Kesehatan Jelang Pelantikan: Asam Uratku Ternyata Bagus
Sebelumnya, Doel telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Kemendagri, yang meliputi pengecekan gula darah, asam urat, dan diabetes. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatannya dalam keadaan baik.
"Semua hasilnya baik, gula darah normal, diabetes terkendali, dan asam urat saya ternyata bagus. Saya sendiri kaget dengan hasilnya," ungkap Doel dengan nada lega.
Dalam pemeriksaan tersebut, Doel tidak didampingi oleh Pramono. Gubernur terpilih tersebut dikabarkan akan menyusul untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara terpisah.
Doel menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu persyaratan sebelum dilantik menjadi kepala daerah secara definitif.
"Ini adalah bagian dari persyaratan untuk mengikuti kegiatan besar nantinya. Alhamdulillah, semua hasilnya cukup baik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal