Suara.com - Seorang pria ditemukan tewas setelah terjebak di pohon palem setinggi 25 kaki di Las Vegas, pada Rabu sore lalu. Petugas pemadam kebakaran dari Las Vegas Fire & Rescue (LVFR) menerima laporan tentang seorang pria yang tak sadarkan diri dan terperangkap di pohon palem di wilayah East Las Vegas sekitar pukul 3:37 sore.
Tim penyelamat langsung bergerak menuju lokasi dan memulai upaya evakuasi lima menit setelah menerima laporan.
Sayangnya, meski upaya penyelamatan dilakukan, pria tersebut tidak menunjukkan respons dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi oleh petugas medis yang tiba dengan ambulans.
Polisi menutup lokasi kejadian dengan garis polisi untuk menyelidiki insiden ini, sementara beberapa warga diperbolehkan melewati area tersebut untuk kembali ke rumah mereka. Penyelidikan terkait kejadian ini masih terus berlangsung, namun belum ada konfirmasi apakah pria tersebut sedang bekerja sebagai pemangkas pohon pada saat kejadian.
Ini bukan pertama kalinya insiden serupa terjadi di Las Vegas. Dalam sepuluh tahun terakhir, dua pemangkas pohon dilaporkan meninggal dunia akibat terperangkap di pohon palem saat bekerja pada frond (daun besar di puncak pohon).
Frond yang mati pada pohon yang sedang tumbuh bisa membentuk 'sleeves' atau lapisan yang sangat berat, yang bisa menyebabkan kecelakaan fatal jika terjatuh atau menyebabkan terjebaknya pekerja.
Pada tahun 2015, seorang pemangkas pohon meninggal setelah terjebak di pohon palem, sementara pada tahun berikutnya, seorang lainnya meninggal akibat tertimpa frond seberat 500 pon (sekitar 227 kg) yang jatuh dan menghimpit dadanya.
Insiden serupa juga terjadi di East Bakersfield, California, pada Oktober lalu, di mana seorang pemangkas pohon terperangkap di bawah frond selama 30 menit sebelum petugas pemadam kebakaran berhasil menurunkannya, meski korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia tak lama setelahnya.
Penyelidikan lebih lanjut tentang kecelakaan tragis ini di Las Vegas diharapkan bisa memberikan pemahaman lebih tentang risiko dan keselamatan kerja bagi para pemangkas pohon.
Baca Juga: Penuh Harapan, Mendiang Kim Sae Ron Sempat Ganti Nama dan Rampungkan Syuting Ini
Berita Terkait
-
Penuh Harapan, Mendiang Kim Sae Ron Sempat Ganti Nama dan Rampungkan Syuting Ini
-
Berpulang di Usia Muda, Pemakaman Aktris Kim Sae Ron Dijadwalkan pada 19 Februari Mendatang
-
Meninggal di Usia 24 Tahun, Ini 4 Fakta Penyebab Kematian Kim Sae Ron
-
8 Pemeran Film Tinggal Meninggal Garapan Kristo Immanuel, Tayang 2025
-
Siapa Tania Citra Yasmine? Selebgram Cantik yang Meninggal Dunia, Baru Menikah 7 Bulan!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Kejagung Tak Ampuni Tersangka Korupsi BGN, Pasal TPPU Menanti untuk Pulihkan Kerugian Negara
-
Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan
-
Ada Apa? Rapat Perdana Anggaran BGN di DPR Mendadak Digelar Tertutup
-
Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026
-
Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power
-
Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier
-
Ilmuwan Temukan Cara Baru Daur Ulang Plastik Tanpa Pelarut, Bisakah Jadi Jawaban Krisis Sampah?
-
Tak Perlu Dapur Baru! DPR: Libatkan Kantin untuk Makan Gratis Sudah Kami Sarankan Lama