Suara.com - Partai Super Tbk baru-baru ini sedang ramai menjadi perbincangan berbagai kalangan. Hal ini pun lantas menimbulkan pertanyaan, apa itu partai Super Tbk? Nah untuk mengetahuinya, simak berikut ini penjelasannya.
Sebelumnya diberitakan, Budi Arie selaku Menteri Koperasi (Menkop) mengaku telah bertemu dengan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam pertemuannya tersebut, Budi mengaku sempat ngobrol dengan Jokowi.
Dalam obroloannya tersebut, Budi juga mengaku bahwa mereka membicarakan tentang Partai Super Tbk. Mengenai obrolan tersebut, lantas publik pun dibuat penasaran tentang apa itu partai Super Tbk.
Budie kembali menambahkan bahwa partai tersebut dibentuk dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Hanya saja, Budie enggan untuk membeberkan lebih jauh mengenai maksud dari partai tersebut.
"Partai Super Tbk, ya sudah terjemahin aja. Partai dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat," ucap Budie kepada wartawan
Budi juga menyampaikan, sebaiknya awak media menanyakan langsung ke Pak Jokowi mengenai partai Super Tbk yang sempat menjadi topik oborolannya dengan Jokowi dalam pertemuannya. Ia tak ingin membeberkannya lebih jauh.
Pada kesempatan lain, Jokowi juga pernah mengungkapkan bahwa Ia berencana akan mendirikan partai politik (parpol) baru. Ia menyampaikan bahwa Partai politik ini bisa disebut partai super Tbk, yang mana memiliki konsep seperti perusahaan terbuka.
Jokowi juga menuturkan bahwa partai politik tersebut nantinya dapat dimiliki seluruh anggotanya. Sampai saat ini, partai tersebut masih dalam proses pematangan, masih dikalkulasi dan belum tentu juga akan direalisasikan.
"Masih dihitung, masih dikalkulasi. Belum tentu juga direalisasikan," tutur Jokowi saat tampil dalam sesi wawancara dengan Najwa.
Baca Juga: Puan Hadir di Kongres Partai Demokrat Semalam, Elite PDIP: Wajar, Namanya Juga...
Seperti diketahui bahwa Jokowi saat ini sudah tak lagi menjadi bagian dari kader partai politik usai dipecat partai dengan logo Banteng alias PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) pada 16 Desember 2024 lalu.
Bahkan PDIP bukan hanya memecat Jokowi, tapi juga memecat Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjabat sebagai wakil Presiden RI. PDIP juga memecat menantu Jokowi yakni Bobby Nasution yang saat ini menjabat Gubernur Sumatera Utara.
Mengenai partai Super Tbk ini ke depannya bagaimana, mari kita tunggu saja. Seperti yang sudah disebutkan Jokowi di atas, Ia mengatakan bahwa partai ini masih belum tahu akan direalisasikan atau tidak karena masih dalam proses pematangan.
Demikian penjelasan mengenai apa itu partai Super Tbk, partai yang kabarnya akan dibentuk oleh Presiden ke-7 RI Jokowi.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Puan Hadir di Kongres Partai Demokrat Semalam, Elite PDIP: Wajar, Namanya Juga...
-
Sebut Prabowo dan Megawati Gerah Upaya Pembegalan Partai, AHY: Politik Amoral dan Inkonstitusional!
-
Bareng Bambang Pacul, Puan Maharani Hadiri Penutupan Kongres Partai Demokrat
-
SBY: Negara Dulu Baru Partai, Jangan Dibalik
-
Budi Arie Ungkap Isi Pertemuan dengan Jokowi, Bahas Partai Super Tbk
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
Terkini
-
Konflik Agraria Padang Halaban: Realita Hak Anak Ikut Tergusur Bersama Rumah Warga
-
PKS Dukung Ambang Batas Parlemen Tetap Ada, Kritisi Usul Fraksi Gabungan Partai
-
Dilantik Jadi P3K Paruh Waktu, Nurul Akmal: Alhamdulillah, Tapi Kayak Gak Adil
-
Digerebek di Fly Over Hingga Kontrakan, Polda Metro Sikat Jaringan Sabu 5,3 Kg di Tangsel
-
Kisruh Dana Kolegium Dokter Indonesia, PP PDUI Laporkan Eks Ketua dan Bendahara ke Polisi
-
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu
-
6 Fakta Krusial Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK KemenHAM 2026 Hari Ini, Lolos atau Tidak?
-
Bareskrim Turun Tangan! Isu Saham Gorengan Diselidiki Usai IHSG Terjun Bebas
-
Kritik Wacana Pengganti PT, Said Abdullah: Indonesia Multikultural, Tak Cocok Kawin Paksa Fraksi
-
Jampidsus Geledah Rumah Eks Menteri dan Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Kemenhut