News / Nasional
Senin, 03 Maret 2025 | 17:21 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan kembali menggelar acara retret kepala daerah dua gelombang lagi. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyampaikan kalau acara itu khusus bagi kepala daerah yang tidak hadir saat retret di Magelang pada Februari lalu.

"Akan ada dua gelombang lagi. Gelombang pertama yang teman-teman di Bali dan termasuk yang kemarin (putusan) MK tidak dikabulkan. Gelombang terakhir adalah yang menunggu PSU (pemungutan suara ulang)," kata Bima ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (3/3/2025).

Retret ulang gelombang pertama itu rencananya akan digelar paling cepat usai libur Idulfitri 2025.

Sementara gelombang kedua diperkirakan masih beberapa bulan lagi karena proses PSU bisa jadi memakan waktu sekitar dua bulan lagi. Diketahui, berdasarkan putusan MK, ada 24 daerah yang harus melakukan PSU.

"Jadi akhir-akhir akan ada dua gelombang dan pelaksananya mungkin di Jakarta saja. (Gelombang pertama) mungkin seminggu atau dua minggu setelah lebaran. Gelombang berikutnya menunggu tuntasnya PSU total," ujarnya.

Terkait isi materi, Bima menyampaikan kalau yang disampaikan akan lebih sedikit dibandingkan dengan retret di Magelang. Penyesuaian itu perlu dilakukan karena waktu pelaksanaannya juga tidak sampai satu pekan seperti retret di Magelang.

"Artinya tidak semasif yang kemarin di Magelang. Tetapi tetap tentang Astacita dan tetap tupoksi dari kepala daerah," pungkasnya.

Load More