Suara.com - Nama Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq tengah disorot gegera komentar diduga kasar di media sosial (medsos) Instagram.
Kejadian tersebut berawal dari beberapa warganet yang mengkritik infrastruktur di Pekalongan dalam unggahan Fadia Arafiq ketika tengah retret di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah.
“Bu mau lapor, jalan dari Pasar Bojong ke Surobayan rusak. Banyak berlubang cukup dalam sekitar 4 – 7 cm. Ada sekitar 20 lubang.” Komentar netizen.
Kemudian muncul warganet lain yang mengomentari komentar tersebut. “Peresmian RS Ki Ageng Sedayu kapan bu? Kabare anggaran sekian ora metu? Terus waktu kemarin ada acara di Ketandan Wiradesa dipanggil ora teko (tidak datang -red)? Kenapa bu? Wedi (takut – red) diperiksa?”
Akun Faida lalu membalasnya dengan perkataan menohok. “Mulutmu ki ngomong ojo kurang ajar, diperiksa penegak hukum mampus koe mengko! Urusan anggaran orak keluar anggaran opo?? Jangan sampai dicari koe, rak iso kasih pertanggung jawabkan omonganmu ! #admin.”
Artinya, “mulutmu itu bicara apa, jangan kurang ajar, diperiksa penegak hukum mampus kamu nanti. Urusan anggaran tidak keluar itu anggaran apa?? Jangan sampai dicari kamu, nanti tidak bisa mempertanggungjawabkan omonganmu.”
Terkini, akun Instagram Fadia Arafiq @fadiaarafiq.official telah dikunci setelah diserbu warganet. Namun, menurut sejumlah sumber komentar tersebut dibubuhkan oleh admin. Faida menyerahkan pengelolaan medsosnya kepada admin.
Kekayaan Faida Arafiq
Sejak viral komentar Faida Arafiq di media sosial, politikus Partai Golkar itu menjadi sorotan, termasuk harta kekayaannya.
Baca Juga: Viral Maki-Maki Netizen, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Auto Gembok Akun Instagram
Banyak yang penasaran dengan kekayaannya. Merujuk pada laporan LHKPN miliknya tertanggal 31 Desember 2023, Fadia memiliki harta mencapai Rp86.703.030.547. Nominal itu menempatkannya sebagai bupati terkaya keempat di Jateng.
Harta tersebut didominasi oleh aset tanah bangunan dengan nilai total Rp74,3 miliar.
Dia memiliki beberapa petak tanah dan bangunan di Pekalongan, Bogor, Jakarta, dan Semarang.
Selain aset tanah bangunan, Fadia juga memiliki dua mobil, yakni Hyundai tahun 2013 senilai Rp200 juta dan Alphard X A/T 2.4 tahun 2018 dengan nilai Rp980 juta.
Kemudian harta bergerak lainnya Rp3.020.000.000 serta kas dan setara kas Rp10.897.466.986. Fadia tercatat memiliki utang senilai Rp2.684.436.439.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?