Golongan V: Perwira Tinggi TNI
- Brigadir Jenderal: Rp3.290.500 - Rp5.407.400
- Mayor Jenderal: Rp3.393.400 - Rp5.576.500
- Letnan Jenderal: Rp5.079.300 - Rp5.750.900
- Jenderal: Rp5.079.300 - Rp5.930.800
Sosok Mayor Teddy
Mayor Teddy merupakan perwira menengah TNI Angkatan Darat yang dikenal karena prestasi gemilangnya di dunia militer.
Pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, pada 14 April 1989 ini memiliki latar belakang keluarga militer. Ayahnya, Kolonel Inf. (Purn) Giyono, dan ibunya, Mayor Caj (K) Patris R.A. Rumbayan, turut berkarier di dunia militer.
Perjalanan karier Mayor Teddy dimulai pada tahun 2011 setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah. Ia mengawali tugasnya sebagai Komandan Peleton 3, 2, dan 1 di Kopassus.
Setelah itu, ia dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Ajudan Kepala Staf Umum TNI. Kemudian, Mayor Teddy juga pernah menjabat sebagai Asisten Ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Di bidang akademik, Mayor Teddy juga memiliki rekam jejak pendidikan yang mengesankan. Ia meraih gelar S1 Program Studi Hubungan Internasional dari Universitas Jenderal Achmad Yani pada tahun 2012, serta menyelesaikan S2 Kajian Terorisme di Universitas Indonesia pada 2021.
Selain itu, ia juga mengikuti berbagai kursus spesialis militer di Kopassus dan sekolah intelijen di Australia pada tahun 2015.
Tak hanya di dalam negeri, Mayor Teddy juga menimba ilmu militer di Amerika Serikat. Ia mengikuti berbagai program pendidikan bergengsi seperti US Army Infantry School, Airborne School, Air Assault School, dan Ranger School pada 2020.
Bahkan, ketika menyelesaikan pendidikan di US Army Infantry School dan lulus pada 2019, ia meraih predikat International Honor Graduate, menjadi lulusan terbaik di antara 185 siswa, yang terdiri dari 171 perwira Amerika dan 14 perwira asing.
Pada 26 Februari 2024, melalui Keputusan Kasad Nomor Kep. 137/II/2024, Mayor Teddy sempat dimutasi sebagai Wadanyonif Para Raider 328/Dirgahayu. Namun, ia tetap setia menjalankan tugas sebagai Ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, menunjukkan dedikasinya yang tinggi dalam mendukung kepemimpinan di sektor pertahanan nasional.
Berita Terkait
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
-
Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran
-
Uang Saku MagangHub II Tembus Rp6 Juta! Kemnaker Buka Jalur Profesi dan Fokus Pemerataan di Daerah
-
Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?
-
PDIP Sentil Seskab Teddy Soal Penyataan Harga Pertamax, Tak Berani Sebut Malaysia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler