Suara.com - Video yang memperlihatkan narapidana (napi) Lapas Kutacane, Aceh, ramai-ramai kabur menjelang buka puasa, viral di media sosial.
Dilihat dari akun Instagram @beritaindonesia_, Selasa (11/3/2024), sejumlah napi terlihat berlarian ke arah jalan raya.
Beberapa di antaranya tidak mengenakan baju hanya bercelana pendek.
Suasana di depan Lapas sedang ramai dipadati masyarakat dan pengguna jalan menjelang sore berbuka puasa.
Sontak saja, kaburnya tahanan pria ini seketika membuat kaget warga sekitar.
"Tahanan kabur, tahanan Lapas kelas II B Kutacane kabur semua," teriak warga seraya merekam video.
Terlihat sejumlah petugas berpakaian preman ikut mengejar tahanan yang mencoba melarikan diri.
Beberapa tahanan yang kembali tertangkap, digelandang kembali masuk ke dalam Lapas Kutacane.
Postingan video napi kabur dari Lapas Kutacane ini seketika mendapat tanggapan dari warganet.
"Positif aja mungkin mereka lagi cari angin sekalian beli makan buat buka puasa," kata warganet.
"Mumpung yang jaga kos lagi cari takjil, kabur dulu," ungkap warganet lainnya.
Ada juga warganet yang menyampaikan petugas piket yang jaga di Lapas akan mendapat sanksi berat.
"Habislah yang sedang piket jaga di hari itu," kata warganet.
Kepala Kanwil Dirjen Pemasyarakatan Provinsi Aceh Yan Rusmanto mengaku dirinya belum mengetahui pasti berapa napi yang kabur.
Sebab, kata Yan, petugas Lapas masih menghitung jumlah napi yang kabur menjelang buka puasa tersebut.
"Saya belum bisa pastikan berapa orang yang melarikan diri. Saat ini, petugas di lapas sedang apel menghitung warga binaan," katanya melansir Antara.
"Nanti, detilnya saya informasikan, begitu juga apa yang menjadi penyebabnya," sambung Yan.
Saat ini, Yan mengaku dalam perjalanan ke Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, lewat jalur darat.
Perjalanan ke daerah tersebut diperkirakan memakan waktu selama 16 jam.
Berita Terkait
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan