Suara.com - Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengamuk karena mendapati adanya parkir berlapis di dekat RSUD Dr Pirngadi Medan.
Zaki pun menegur juru parkir (parkir) yang ada di di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.
Video detik-detik Zaki mengamuk dan menegur jukir itu diunggah di akun Instagram @zakiyuddinharahap.
"Berapa lapis kalian parkir, ini kan rumah sakit, jangan sampai berhentilah, ini kan rumah sakit," kata Zaki, dilihat Jumat (14/3/2025).
"Ini ngak boleh berhenti, ini rumah sakit. Maksudnya nanti ambulans lewat terhenti Pak," sambung Zaki.
Dirinya mengatakan karena parkir berlapis tersebut, terjadi kemacetan. Zaki pun meminta agar parkir berlapis tidak dibiasakan.
"Ini macet sampai sana, jangan dibiasakan orang gini Pak," ujarnya.
Dalam unggahannya, Zaki mengatakan bahwa tidak boleh lagi ada parkir di lokasi.
Pasalnya, banyak hal yang mendesak terutama dalam pelayanan ambulans.
"Ke depan tidak boleh lagi mereka parkir di sini karena depannya rumah sakit. Tentu banyak hal yang mendesak dan penting, terutama dalam pelayanan ambulan," tulisnya.
Pihaknya akan menertibkan parkir liar demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.
"Kita akan menertibkan parkir liar ini, karena ini demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Medan," katanya.
H Zakiyuddin Harahap merupakan Wakil Wali Kota Medan periode 2024-2029.
Pria kelahiran 1 Januari 1973 ini berpasangan dengan Rico Tri Bayu Putra Waas pada Pilkada Medan 2024.
Zaki merupakan politikus Partai Gerindra dan pernah nyaleg pada Pileg 2019 namun gagal.
Riwayat Pendidikan
- SD Negeri 060877 Medan (1980-1985)
- Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta (1986-1989)
- SMA Husni Thamrin (1989-1992).
- Perbanas (Universitas Trikarya Medan) mengambil program studi Perbankan dan lulus pada tahun 1997
Zaki pernah bekerja sebagai pegawai di Bank Sumut selama 19 tahun (1997-2016).
Zaki dikenal aktif dalam berorganisasi, seperti:
- Gema MKGR Sumut (2010-2015)
- Wakil Bendahara AMPI Sumut (2011-2015)
- Sekretaris AMPG Sumut (2015-2017)
- Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut (2015-2017)
Berita Terkait
-
Dikecam Usai Sebut Medan Bakal Dikuasai Nonpribumi, Segini Harta Wakil Wali Kota Aulia Rachman
-
Rekam Jejak Aulia Rachman, Wakil Wali Kota Medan Dikecam Soal Ucapan 'Nonpribumi'
-
Gerindra Geser Posisi Aulia Rachman dari Kursi Sekretaris DPD Sumut, Imbas Foto Bareng Anies?
-
Aulia Rachman Minta maaf kepada Gerindra karena Berfoto dengan Anies Baswedan
-
Mobil Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman Jadi yang Pertama Ikut Uji Emisi, Warga Diimbaunya Berpartisipasi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!